ANALISIS PENGARUH KEMAKMURAN, UKURAN PEMERINTAH DAERAH, INFLASI, INTERGOVERNMENTAL REVENUE DAN KEMISKINAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Tumpal Manik

Abstract


This research is to examines the effect of direct and indirect significantly exogenous wealth, provincial government size, inflation, intergovernmental revenue and poverty population on economic growth through the endogenous variable of human development index, the number of sample used this research is one hundred thirty two during 2008-2011 in 32 Province of Indonesia. Analysis of the research model was tested through path analysis 1) the classical assumption test, 2) correlation coefficient, regression coefficient and the residual path coefficient value and 3) analysis of interpretation through F-test and T-test. Interpretation of the results of the first-line modeling research showed that the significant direct effect on human development is wealth 41,2%, the governments size 76,7% and poverty population -92,8%. While the model both indirect paths, there is no effec of variable to economic growth through on human development. Simultaneous effect 86,6% to economic growth with residual coefficient (p?1) 0,810 and p?2 0,366

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung secara signifikan variabel eksogen kemakmuran, ukuran pemerintah daerah, inflasi, intergovernmental revenue dan kemiskinan penduduk terhadap variabel endogen pertumbuhan ekonomi melalui indeks pembangunan manusia, dengan data sekunder sebanyak 132 data tahun 2008-2011 di 32 Propinsi Indonesia. Analisis penelitian melalui model analisis jalur diuji melalui 1) uji asumsi klasik, 2) nilai koefisien korelasi, koefisien regresi, koefisien jalur dengan residual, 3) analisis interpretasi melalui uji-F dan uji-T. Hasil interpretasi penelitian model jalur pertama menunjukkan bahwa yang berpengaruh signifikan secara langsung terhadap pembangunan manusia adalah kemakmuran 41,2%; ukuran pemerintah daerah 76,7% dan kemiskinan penduduk -92,8%. Sedangkan model jalur kedua secara tidak langsung, tidak ada varibel yang berperpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan manusia. Secara simultan berpengaruh sebesar 86,6% terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien residual (p?1) sebesar 0,810 dan nilai p?2 sebesar 0,366


Keywords


economic growth; government size; human development; inflasi; inflation; intergovernmental revenue; intergovernmental revenue; kemakmuran; pembangunan manusia; pertumbuhan ekonomi; ukuran pemerintah daerah

Full Text:

PDF

References


Abdullah, F. (2004). The complexities of implementing anti-retroviral treatment in the western cape province of South Africa. Development Update: from Disaster to Development, HIV and AIDS in Southern Africa, 5(3).

Abimanyu, A. (2011). Refleksi dan gagasan kebijakan fiskal. Jakarta: Gramedia pustaka utama.

Bellinger, W.K. (2007). The economic analysis of public policy. Routledge2 Park Square, Milton Park,Abingdon, Oxon 0X14 4RN Simultaneously published in the USA and Canada by Routledge270 Madison Ave, New York, NY 10016.

BPK. (2008). Majalah Triwulan, ISN 1216-8154. NO.2/April 2008 - Juni 2008/Tahun XXVIII.

BPKP. (2007). Sistem Keuangan Negara 1, (6Th ed). Jakarta.

BPS KEPRI,(2011b). Indeks pembangunan manusia. Bekerja sama BAPEDA Propinsi Kepulaun Riau dengan BPS Kepri.

BPS KEPRI. (2011a). Indeks Kemahalan Propinsi Kepri Tahun 2010.

BPS Pusat. (2012). Indeks Pembangunan Manusia Periode 2006-2007.

Ginting. (2008). Analisis pembangunan manusia di Indonesia. Tesis Magister yang tidak dipublikasi Program Studi Ekonomi Pembangunan. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Kumalasari, M. (2011) Analisis pertumbuhan ekonomi, angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah, pengeluaran perkapita dan jumlah penduduk.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik (4th ed). Yogyakarta: CV.Andi Offset.

Patrick, P. A. (2007). The determinants of organizational innovativeness: The adoptionof GASB 34 in Pennsylvania local government. Ph.D. dissertation, The Pennsylvania State University, United StatesPennsylvania. Retrieved August 8, 2011, from Accounting & Tax Periodicals. (Publication No. AAT 3266180).

Suhardjanto. (2010). Pengungkapan risiko financial dan tata kelolah perusahaan: Studi empiris perbankan.

Sumarjo H. (2010). Pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah (Studi empiris pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia) Skripsi sarjana yang tidak dipublikasikan, Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Todaro, M. P & Smith, S. SC. (2006). Pembangunan Ekonomi, (9th ed). Jilid I. Penerbit Erlangga. Jakarta.

UNDP (United Nation Development Programme). (2010), Pembangunan Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta.

World Bank Development, (2009). Pembangunan dan Generasi Mendatang. Jakarta: World Bank. Samba Empat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Organisasi Dan Manajemen