KARYA VISUAL ANAK USIA DINI DEVELOPING VISUAL ART IN EARLY CHILDHOOD

Siti Aisyah

Abstract


Early childhood need proper media when they want to express their willingnesses and feelings due to they havent got verbal communication ability well. Pictures or visual art can be used as media that can depicture children feelings when they can not talk. In more mature age phase, pictures or visual art made by children can be rendered as expressive media to measure perceptions they have. Hence, pictures can be made as aid media to develop language skill to children. There are some steps that need to be conducted for giving stimulus that can produce visual art containing typical original story for children. Creating visual art is one of steps that can be conducted to enhance kinds of intelligence components in early age children. Besides, it is used to develop spatial-visual intelligence in the children, creating visual art can be proceeded as one of ways of developing language creativity. Utilizing visual art can enact the children more helpful in narrating about something. Describing a thing experienced by the children then narrates it, is one of step for them in expressing their feelings on something. Therefore, by means of visual creation development, a teacher is be able to increase children capabilities in communication and their ability in intellectual.

Anak usia dini membutuhkan media yang tepat ketika akan mengungkapkan keinginan serta perasaannya saat mereka belum memiliki kemampuan komunikasi verbal yang baik. Gambar atau karya visual dapat dimanfaatkan sebagai media yang menceritakan perasaan anak ketika mereka tidak berbicara. Pada tahapan usia yang lebih matang, gambar atau karya visual yang dibuat oleh anak-anak dapat dijadikan sebagai media ekspresi serta untuk mengukur wawasan yang dimiliki oleh mereka. Karena itu, gambar dapat dijadikan sebagai media yang membantu mengembangkan keterampilan berbahasa pada anak. Agar dapat menghasilkan karya visual yang kaya dengan cerita asli khas anak-anak, banyak langkah yang perlu dilakukan untuk memberi stimulus. Menciptakan karya visual adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan berbagai komponen kecerdasan pada anak usia dini. Selain untuk mengembangkan kecerdasan visual-spasial pada anak, menciptakan karya visual dapat dilakukan sebagai salah satu cara pengembangan kreativitas berbahasa. Menggunakan karya visual membuat anak-anak lebih terbantu dalam bercerita mengenai suatu hal. Menggambarkan hal yang dialami oleh anak kemudian menceritakannya adalah merupakan salah satu jalan bagi mereka mengekspresikan perasaannya terhadap sesuatu. Dengan demikian, melalui pengembangan karya visual, guru dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi serta peningkatan kemampuan berpikirnya.


Keywords


creativity; karya visual; kemampuan berpikir; kreativitas; thinking skills; visual arts

Full Text:

PDF

References


Brewer, J. A. (2007). Introduction to early chilhood education: preschool through primary grades 6th Ed. Boston: Pearson.

Donley, S. K. & Janet E. T. (1984). Riverview children's center museum project guide. New York: Pearson Education Inc.

Feeney, Christensen, & Moravcik, (2006). An introduction to teaching young children. New York: Prentice Hall.

Gardner, H. (1993). Frames of mind: the theory of multiple intelligences. New York: Basic Books.

Jeanneret, Diambil tanggal 18 Oktober 2014 dari: http://www.schools.nsw.edu.au/learning/k _6/kids-potensial.php.

Mayesky, M. (1999). Creative activities for young children 4th Ed: Play, development, and creativity. New York: Delmar Publishers Inc.

Wright, S. (2003). Approaches to Arts Education. In Wright, S (Ed.) The arts, young children and learning. Boston: Pearson Education Inc.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Pendidikan