Main Article Content

  • Barokah Widuroyekti
    Universitas Terbuka
  • Dwi Sambada
    Universitas Terbuka
  • Tri Dyah Prastiti
    Universitas Terbuka

Abstract

The study was aimed to develop character-education-based literacy activities through the children active involvement ofliteracy practice in kindergarten. In particular, the aim is (1) the analysis of the needs and constraints to obtain baseline data; (2) designing and developing a guidebook for character-based literacy activities with the active involvement of children in the literacy practice in kindergarten. The study was carried out by using a development research approach. The research subjects consisted of 22 kindergarten teachers and childrens from three kindergarten institutions. The research location is three kindergartens in Jombang, namely: TK Pembina Gudo, TK Negeri Pembina Jombang, and TK Al Wardah Peterongan. Data were collected through observation, interviews, scrutiny of documents, materials selection, and material mapping. Data were analyzed with descriptive techniques. Test the validity of product development validation performed by two groups of product development validator, the validator group practitioners/teachers (V1) and validator expert (V2). The results showed that the literacy hear-speak on a kindergartner who stand out include the ability to: retell stories read, perform songs, and participate in the conversation. As the literacy skills to read and write show the emergence of capabilities: holding the book from the right side, turning the page on the right side; show interest in writing; and draw/scribble and can tell by the picture. The result of the development is the Activity Books for Literacy Development Character-Education-Based, as a handbook for teachers.An assessment of the validity of product developmentcarried out on four aspects, namely the aspects of substance, presentation, linguistic, and graphic design. Validity test results showed that the quality of the product development of products in general have met the quality of "good" and "excellent".Recommendations for kindergarten teachers to conduct literacy activities by including elements of character education in all of the planning component of literacy learning, includes the objective component, material and activities procedure.


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan keaksaraan berbasis karakter melalui pelibatan aktif praktik keaksaraan anak TK. Secara khusus tujuannya adalah (1) analisis kebutuhan dan kendala untuk memperoleh data dasar; (2) mendesain dan mengembangkan buku panduan kegiatan keaksaraan berbasis karakter dengan pelibatan aktifanak dalam praktik keaksaraan di TK. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian pengembangan.Subyek penelitian terdiri atas 22 orang guru TK dan anak-anak TK yang berasal dari tiga lembaga TK. Lokasi penelitian adalah tiga TK di Kabupaten Jomban, yakni TK Pembina Kecamatan Gudo, TK Negeri Pembina Kecamatan Jombang, dan TK Al Wardah Kecamatan Peterongan.  Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pencermatan dokumen, seleksi bahan, dan pemetaan materi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif. Uji validitas produk pengembangan dilakukan validasi produk pengembangan oleh dua kelompok validator, yakni kelompok validator praktisi/guru (V1) dan validator ahli (V2).Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi dengar-bicara pada anak TK yang menonjol meliputi kemampuan: menceritakan kembali cerita yang dibacakan, melakukan nyanyian, dan ikut serta dalam percakapan. Adapun kemampuan literasi baca-tulis menunjukkan kemunculan kemampuan: memegang buku dari sisi kanan, membalik halaman dari sisi kanan; menunjukkan ketertarikan terhadap tulisan; dan membuat gambar/coretan dan dapat bercerita dengan gambar tersebut. Hasil pengembangan adalah Buku Kegiatan untuk Pengembangan Keaksaraan Berbasis Pendidikan Karakter, sebagai buku panduan untuk guru. Penilaian terhadap validitas produk pengembangan dilakukan terhadap empat aspek, yakni aspek substansi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan.  Hasil uji validitas produk menunjukkan bahwa kualitas produk pengembangan secara umum telah memenuhi kualitas “baik” dan “sangat baik”. Rekomendasi bagi guru TK adalah melaksanakan kegiatan keaksaraan dengan cara memasukkan unsur-unsur pendidikan karakter pada semua komponen perencanaan pembelajaran keaksaraan, meliputi komponen tujuan, materi, dan prosedur kegiatan. 

Keywords

activities, character education, keaksaraan, kegiatan, literacy, pendidikan karakter

References

Borg, W. R. & Gall, M. D. (1983). Educational research, an introdution. London: Longman, Inc

Burns, P. C, Roe, B. D, Ross, E. P. (1996). Teaching Reading in Today’s Elementary Schools. Boston: Houghton Mifflin Company.

Candrawati. (2015). Pendidikan anak usia dini dalam pendidikan Islam dan budaya. Makalah Disajikan dalam International Conference of All Care for Children on Early Childhood Development. 12-13 Juni 2015.

Cooper, J.D.; Kathrin H. Au. (2000). Literacy: Helping children construct meaning. Boston, New York: Houghton Mifflin Company.

Ellis, A., Pennau, J., Standal, T., Rummel, M.K. (1989). Elementary language arts instruction. New Jersey: Prentice Hall.

Implementasi. Jurnal Pendidikan, Volume 10 Nomor 2 September 2009 Hal 85—94. Jakarta: Universitas Terbuka.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Kurikulum taman kanak-kanak, pedoman pengembangan program pembelajaran di taman kanak-kanak. Jakarta: Dirjen Manajememn Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Tingkat pencapaian perkembangan anak taman kanak-kanak. Jakarta: Dirjen Manajememn Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.

Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Pedoman pengenalan kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Lickona, Thomas. (2013). Educating for character. Terjemah: Lita S. Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik. Bandung: Penerbit Nusa Media.

McLachlan, C., & Arrow, A. (2014). Promoting alphabet knowledge and phonological awareness in low socioeconomic child care settings: A quasi experimental study in five New Zealand centers. Reading and writing, vol. 27(5), 819-839. Retrieved from Proquest Database: doi:http://dx.doi.org/10.1007/s11145-013-9467-y.

Megawangi, R. (2009). Menyemai benih karakter. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation.

Spodek, B., Saracho, O. N. (1994). Right from the start, teaching children ages three to eight. Massachusetts: Allyn and Bacon.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Tunmer, W. E., Nicholson, T., Greaney, K. T., Prochnow, J. E., Chapman, J. W., & Arrow, A. W. (2008). PIRLS before swine: A critique of New Zealand's national literacy strategy. New zealand journal of educational studies, vol. 43(2), 105-119. Retrieved from http://search.proquest.com/docview/220903813?accountid=15035.

Wardani, I.G.A.K. (2009). pendidikan karakter, kajian konseptual dan kemungkinan.

Article Sidebar

Published Nov 28, 2017
How to Cite
WIDUROYEKTI, Barokah; SAMBADA, Dwi; PRASTITI, Tri Dyah. KEGIATAN PENGEMBANGAN KEAKSARAAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI TAMAN KANAK-KANAK. Jurnal Pendidikan, [S.l.], v. 17, n. 2, p. 93-103, nov. 2017. ISSN 2443-3586. Available at: <http://jurnal.ut.ac.id/index.php/JP/article/view/584>. Date accessed: 23 may 2018.
Section
Articles