PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA

  • Sarah Hasibuan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah
  • Mutia Harum Hasibuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Medan
Keywords: Autokorelasi spasial, Indeks Moran, pemetaan wilayah, Tingkat kemiskinan

Abstract

Kemiskinan menjadi salah satu penghambat sulitnya suatu daerah/negara untuk maju. Kemiskinan menyebabkan menurunnya kualitas sumberdaya manusia, akibat ketidakmampuan mengakses pendidikan, kesehatan, nutrisi yang baik yang berimbas pada produktivitas yang melemah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola sebaran kemiskinan seluruh kabupaten di Indonesia dengan memakai metode Moran’s Index. Selain itu studi ini juga melihat sebaran spasial kemiskinan secara lokal di setiap kabupaten dengan pendekatan Local Indicator of Spatial Autocorrelation (LISA). Adapun periode data yang digunakan adalah tahun 2019. Hasil studi mengemukakan kantong-kantong kemiskinan di Indonesia sebagian besar terletak di Provinsi Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kabupaten dengan kemiskinan terendah terdapat di kabupaten Provinsi Bali dan Kalimantan Selatan. Hasil perhitungan Uji Moran terdapat autokorelasi positif sebesar 0,474259 yang menunjukkan adanya keterkaitan spasial secara umum di seluruh kabupaten di Indonesia dengan pola yang menggerombol (clustred). Sementara hasil  uji LISA memetakan tingkat kemiskinan penduduk dalam empat kelompok, yakni: terdapat 50 Kabupaten yang berada pada kriteria kabupaten dengan kemiskinan tinggi dikelilingi kabupaten kemiskinan tinggi (high-high), 69 kabupaten yang masuk dalam kriteria kemiskinan rendah dikelilingi kabupaten kemiskinan rendah (low-low), 12 kabupaten pada kriteria kemiskinan rendah, dikelilingi kabupaten kemiskinan tinggi (low-high) dan 5 kabupaten kemiskinan tinggi dikelilingi kabupaten kemiskinan rendah (high-low). Perbedaan tingkat kemiskinan menunjukkan penanganan/penuntasan kemiskinan tidak dapat diseragamkan setiap daerah

References

Artino, A., Juanda, B., & Mulatsih, S. (2019). The Relationship of Village Funds to Poverty. Tataloka, 21(3), 381–389.

Damanhuri, D. (2010). Ekonomi Politik dan Pembangunan: Teori, Kritik, dan Solusi bagi Indonesia dan Negara Sedang Berkembang. Bogor: IPB Press.

Fahim, M., Erfiani, Sartono, B. (2017). Pendeteksian Kantong-kantong Kemiskinan di Pulau Jawa Tahun 2011-2015. Published Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Irawadi, A. (2018). Analisis Kemiskinan Spasial dan Kaitannya dengan Sertifikasi Tanah dan Penggunaan Lahan Pertanian di Kabupaten Mamuju. Published Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Lee, J. & Wong D.W.S. (2001). Statistical Analysis ArchView GIS. New York: John Wiley & Sons, Inc

Gunartin. (2017). Penguatan UMKM Sebagai Pilar Membangun Ekonomi Bangsa. EDUKA Jurnal Pendidikan, Hukum Dan Bisnis, 1(V), 59–74.

Hardinandar, F. (2019). Determinan Kemiskinan (Studi Kasus 29 Kota/Kabupaten Di Provinsi Papua). Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 4(1), 1–12. https://doi.org/10.31002/rep.v4i1.1337

Harianja, Y., Sahara, & Muhammad Findi. (2020). Tingkat Kemiskinan Di Pulau Papua Tahun 20011-2017. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Pembangunan, 7(2), 189–200. https://doi.org/10.29244/jekp.7.2.189-200

Harmes, H., Juanda, B., Rustiadi, E., & Barus, B. (2017). Pemetaan Efek Spasial pada Data Kemiskinan Kota Bengkulu. Journal of Regional and Rural Development Planning, 1(2), 192–201. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2017.1.2.192-201

Hasibuan, Sarah Nita, Juanda, B., & Mulatsih, S. (2019). Analisis Sebaran Dan Faktor Penyebab Kemiskinan Di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(2), 79–91. https://doi.org/10.29244/jai.2019.7.2.79-91

Hatta, R., & Khoirudin, R. (2020). Analisis Tingkat Kemiskinan di Propinsi NTT: Pendekatan Dua Panel. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 11(2), 138–150. https://doi.org/10.33059/jseb.v11i2.2004

Igarta, K. R. R., & Handayani, F. (2020). Analisis Spasial Sektor Pariwisata di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Borneo Administrator, 16(1), 81–100. https://doi.org/10.24258/jba.v16i1.628

Indayani, S., & Hartono, B. (2020). Analisis Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Akibat Pandemi Covid-19. Jurnal Perspektif, 18(2), 201–208.

Kurniawan, M. (2017). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan Di Kabupaten Musi Banyuasin (Studi kasus di Kecamatan Sungai Lilin. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 8(01), 16–20.

Masykuroh, D. K., & Rudiarto, I. (2016). Study on Changes of Land Use And Price In The Ungaran Toll-Gate Area. 18(1), 53–66.

Okwi, P. O., Ndeng’e, G., Kristjanson, P., Arunga, M., Notenbaert, A., Omolo, A., Henninger, N., Benson, T., Kariuki, P., & Owuor, J. (2007). Spatial determinants of poverty in rural Kenya. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 104(43), 16769–16774. https://doi.org/10.1073/pnas.0611107104

Pratiwi, L. P. S., Srinadi, I. G. A. M., & Susilawwati, M. (2013). Analisis Kemiskinan Dengan Pendekatan Model Regresi Spasial Durbin. Matematika, 2(3), 11–16.

Rustiadi, E., Saefulhakim S., & Panuju DR. (2008). Perencanaan Pengembangan Wilayah. Bogor: Yayasan Obor Indonesia.

Saharjo, B. H., & Velicia, W. A. (2018). Peran Curah Hujan Terhadap Penurunan Hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan di Empat Provinsi di Indonesia pada Tahun 2015-2016 The Role of Rainfall Towards Forest and Land Fires Hotspot Reduction in Four Districs in Indonesia on 2015-2016. Journal of Tropical Silviculture, 9(1), 24–30.

https://doi.org/10.29244/j-siltrop.9.1.24-30

Sanusi, D. K., Kumenaung, A., & Rotinsulu, D. (2014). Analisis Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja, Tingkat Pendidikan, Pengeluaran Pemerintah Pada Pertumbuhan Ekonomi Dan Dampaknya Terhadap Kemiskinan Di Sulawesi Utara Tahun 2001-2010. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 14(2), 120–137.

Suparman, H. N., Mangiri, D., Hasibuan, S. nita, Ramda, eduardo edwin, & Tambunan, M. (2020). Daya Saing Berkelanjutan Studi Pemeringkatan di 356 kabupaten.

Todaro, M.P. & Smith S.C. (2011). Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Penerbit Erlangga: Edisi Sebelas.

Wulansari, I. (2017). Paradoks Pembangunan Dalam Kemiskinan Strukturan di Papua. Sosiologi Pendidikan Humanis, 2(2), 88–95.

Wuryandari, T., Hoyyi, A., Kusumawardani, D. S., & Rahmawati, D. (2014). Identifikasi Autokorelasi Spasial Pada Jumlahpengangguran Di Jawa Tengah Menggunakan Indeks Moran. Media Statistika, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/medstat.7.1.1-10

Published
2021-12-20
How to Cite
Hasibuan, S., & Hasibuan, M. H. (2021). PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA. REKSABUMI, 1(1), 17-31. https://doi.org/10.33830/Reksabumi.v1i1.2058.2022
Section
Articles