Politik Pengetahuan, Pendidikan Pribumi dan Penyedian Buku Pelajaran Sekolah : Pendirian dan Perkembangan Depot Van Leermiddelen di Hindia Belanda (1878–1898)
Keywords: Depot van Leermiddelen, pendidikan kolonial, sejarah buku, Hindia Belanda, bahan ajar, politik pengetahuan, kolonialisme
Abstract
Artikel ini menganalisis latar belakang pendirian, perkembangan kelembagaan, serta dinamika politik pengetahuan
terkait Depot van Leermiddelen sebagai lembaga penyedia bahan ajar pada masa Hindia Belanda (1878–1898).
Intinya Depot van Leermiddelen berfungsi sebagai gudang dan menjual buku-buku untuk kebutuhan pendidikan
pribumi. Kemudian sedikit menyinggug keterkaitannya dengan Kantoor voor de Volkslectuur dan Balai Pustaka.
Menggunakan metode historis yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi,
penelitian ini memeriksa berbagai sumber primer seperti Staatsblad 1878, Regeerings-Almanak, katalog depot,
pemberitaan surat kabar kolonial, serta kajian akademik tentang sejarah perbukuan dan pendidikan kolonial.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendirian depot merupakan bagian dari strategi kolonial untuk mengontrol
aliran pengetahuan dan menstandarkan bahan pelajaran bagi sekolah pribumi. Pada dekade 1890-an, depot tidak
hanya berfungsi sebagai simpul hulu administrasi pendidikan, tetapi juga masuk ke ranah pasar buku, bukan hanya
sebatas menjual buku tetapi juga memfasilitasi penjualan buku-buku lain, peta, atlas dan bahan cetakan lainnya,
sebagai agen buku sekolah pribumi. Pernah pula melalui kasus rabat Atlas Nederlandsch-Indië, memunculkan friksi
antara Depot dengan pedagang buku swasta. Catalogus Depot 1898 kemudian menegaskan upaya standardisasi dan
pembatasan distribusi pada sekolah pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa periode 1878–1898 merupakan
fase awal terbentuknya sistem penyediaan bahan ajar yang sangat berpusat pada negara (state-centered), dan
menunjukkan bagaimana kebijakan pendidikan kolonial membentuk struktur pengetahuan serta memengaruhi
perkembangan sistem pendidikan Indonesia modern.
References
Algemeene Rekenkamer. (1901). Verslag van de Algemeene Rekenkamer in Nederlandsch-Indië
over het dienstjaar 1901, uitgebracht in voldoening aan het voorgeschrevene bij art (79
Der Comptabiliteitswet No. Staatsblad 1895, no. 225; p. 38). Landsdrukkerij.
Algemeene Rekenkamer. (1902). Verslag van de Algemeene Rekenkamer in Nederlandsch-Indië
over het dienstjaar 1902, uitgebracht in voldoening aan het voorgeschrevene bij art ().
(79 Der Comptabiliteitswet No. Staatsblad 1895, no. 225). Landsdrukkerij.
Algemeene Rekenkamer. (1937). Verslagen der Algemeene Rekenkamer in Nederland en in
Nederlandsch-Indië over 1937 (No. Bijlagen, no. 458. Tweede Kamer.). Landsdrukkerij.
Anthonysamy, L., & Sivakumar, P. (2024). A new digital literacy framework to mitigate
misinformation in social media infodemic. Global Knowledge, Memory and
Communication, 73(6/7), 809–827. https://doi.org/10.1108/GKMC-06-2022-0142
Departement van Onderwijs, Eeredienst en Nijverheid. (1906). Nederlandsch-Indië. Begrooting
der Uitgaven van Nederlandsch-Indië voor het Dienstjaar 1906. Hoofdstuk II: Uitgaven
in Nederlandsch-Indië, Afdeeling VUitgewerkte en Toelichtende Staat. Landsdrukkerij.
Depot van Leermiddelen. (1891). Catalogue of the Depot of Teaching Materials in Weltevreden.
Landsdrukkerij.
Depot van leermiddelen in alle Indische couranten geannonceerd, dat uit het depot verkrijgbaar
was. (1895, October 18). Newspaper for the Book Trade, 62(84).
Drewes, G. W. J. (1960). D. A. Rinkes: a note on his life and work. Bijdragen tot de Taal-,
Landen Volkenkunde, 117, 4, 417-35.
Java-bode: news, trade and advertising magazine for the Dutch East Indies. (1884, June 7).
Scapegoats of the public. (No. 133, Year 33). Batavia: Tanning.
Jedamski, D.. (1992). Balai Pustaka: A Colonial Wolf in Sheep’s Clothing | Rinkes.
https://rinkes.nl/genealogie/douwe-adolf-rinkes/balai-pustaka-a-colonial-wolf-insheeps-clothing/
Kuitert, L. (2021). Balai Pustaka and the Politics of Knowledge. Lembaran Sejarah, 17(1), 2–17.
Marpaung, A., Harifin, H., Zebua, I., & Sinaga, R. (2024). The Impact of the Ethical Policy on
the Development of Education in Early 20th Century Indonesia. Warisan: Journal of
History and Cultural Heritage, 5(2), 208–214.
https://doi.org/10.34007/warisan.v5i2.2389
Nederlandsch (Oost-)Indië. (1907). Nederlandsch-Indië. Koloniaal Verslag van 1907. Deel I:
Grondgebied en Bevolking. ’. Departement van Koloniën.
Nederlandsch-Indië. (1902). Begrooting der Uitgaven van Nederlandsch-Indië voor het
Dienstjaar 1902: Hoofdstuk II, Uitgaven in Nederlandsch-Indië, Afdeeling V,
Departement van Onderwijs, Eeredienst en Nijverheid. Uitgewerkte en Toelichtende
Staat. Landsdrukkerij.
Nederlandsch-Indië. (1923). Nadere Wijziging van de Begrooting van Nederlandsch-Indië voor
1921. Landsdrukkerij.
Nooit gebruikte schoolboekjes! (Buku-buku pelajaran yang tak pernah dipakai). (1935, February
27). Deli Courant: Dagblad Voor Sumatra., 11.
Oktaria, R., Ali, I., & Putra, P. (2023). The Potential Utilizing ChatGPT for Education and
Teaching Students: Understanding, Prospects, Challenges, and Utilization". Educative:
Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(2), 87–94. https://doi.org/10.37985/educative.v1i2.75
Purwanto Putra. (2019). Information Seeking In Library: Study of The Thingking of Michel
Foucault. Jurnal Metakom, 3(2).
Purwanto Putra. (2022). Menyelamatkan dan Potensi Penyelamatan Ekonomi Pasca Covid-19.
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Informasi.
https://doi.org/10.33830/ikomik.v2i1.2430
Purwanto Putra, Windah, A., & Purnamayanti, A. (2025). Information Literacy Capability of
Preschool Teachers in An Effort To Improve The Pedagogical Competence of Preschool
Teachers in Central Lampung District. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 7(1).
https://doi.org/10.7454/jsht.v7i1.1135
Putra, P., Hendrawan, M. R., Oktaria, R., & Gunawan, G. (2024). Sekolah Radja “Kweekschool
Fort de Kock”: Exploring History and Role in Teacher Education in the Netherlands EastIndies. Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 31–40.
https://doi.org/10.37985/educative.v2i1.383
Teeuw, A. (1979). Modern Indonesian Literature vol. II. Den Haag: Martinus Nijhoff.
The Indian Newspaper. (1925, June 10). Atlas Protestant Church. (No. 220, Year 4). Surabaya,
Dutch East Indies.