ANALISIS SPASIAL URBAN HEAT ISLAND DAN SOIL ADJUSTED VEGETATION INDEX MENGGUNAKAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION (GWR) DI WILAYAH BEKASI TAHUN 2020
DOI:
https://doi.org/10.33830/jkrl.v3i1.14982Keywords:
Urban heat island, SAVI, GWR, penginderaan jauh, BekasiAbstract
ABSTRAK
Urbanisasi yang pesat di wilayah Bekasi menyebabkan perubahan penggunaan lahan secara signifikan, terutama konversi lahan vegetasi menjadi kawasan terbangun yang memicu fenomena Urban Heat Island (UHI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial Urban Heat Island dan Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) serta hubungan spasial keduanya menggunakan metode Geographically Weighted Regression (GWR) di wilayah Bekasi tahun 2020. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan data citra Landsat 8/9 Collection 2. SAVI digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kerapatan vegetasi, sedangkan UHI diperoleh dari pengolahan Land Surface Temperature (LST). Analisis dilakukan menggunakan teknik overlay, statistik raster, dan pemodelan GWR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan vegetasi rendah terkonsentrasi pada kawasan perkotaan dan industri, terutama di Kota Bekasi dan kawasan industri Cikarang, sedangkan vegetasi sedang hingga tinggi ditemukan pada wilayah pertanian dan ruang terbuka hijau di Kabupaten Bekasi. Nilai UHI berkisar antara -2,59°C hingga 5,93°C. Hasil model GWR menunjukkan nilai sebesar 0,9175 dan Adjusted sebesar 0,8935 yang menunjukkan bahwa SAVI mampu menjelaskan variasi UHI sebesar 91,75%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

