Identifikasi Percampuran Massa Air di Muara Sungai Teluk Bakung Kabupaten Mukomuko Berdasarkan Data Arus, Suhu, dan Salinitas
DOI:
https://doi.org/10.33830/saintek.v1i2.11659.2025Keywords:
percampuran massa air, parameter fisis, pasang surut, muara sungai teluk bakungAbstract
Muara Sungai Teluk Bakung merupakan salah satu muara sungai yang terdapat di Kabupaten Mukomuko Kota Bengkulu dan salah satu muara yang relatif besar dan berada sekitar pemukiman masyarakat. Muara Sungai ini mengalami pendangkalan dan perubahan topografi, sehingga perlu dikaji bagaimana proses percampuran yang terjadi akibat adanya pengaruh dari pasang surut air laut dan debit air sungai dari hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi percampuran massa air di muara sungai Teluk Bakung Kabupaten Mukomuko berdasarkan data arus, suhu, dan salinitas. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus 2022 mewakili kondisi pasang dan surut dengan 9 titik pengukuran di kawasan muara berupa data arus, suhu, salinitas, dan juga pengambilan data pasang surut disatu titik. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pasang surut pada Muara Sungai Teluk Bakung termasuk ke tipe pasang surut harian ganda (semidiurnal) dimana terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dalam sehari. Elevasi muka air saat kondisi pasang sebesar 1,7 m dan saat kondisi surut sebesar 0,99 m. Secara horizontal saat kondisi pasang maksimum kecepatan arus berkisar antara 0,14 m/s – 0,32 m/s, suhu sebesar 26,5o C – 27,3o C dan salinitas sebesar 0 ppt – 21,6 ppt. Secara vertikal kecepatan arus berkisar antara 0,1 m/s – 0,44 m/s, suhu sebesar 26,02o C – 26,7o C, dan salinitas sebesar 0 ppt. Secara horizontal saat kondisi surut kecepatan arus berkisar antara 0,1 m/s – 0,28 m/s, suhu sebesar 26,6o C – 26,8o C dan salinitas berkisar antara 0 ppt – 11,8 ppt. Secara vertikal kecepatan arus berkisar antara 0,1 m/s – 0,3 m/s, suhu sebesar 26,01o C – 26,5o C, dan salinitas sebesar 0 ppt. Lebar permukaan muara sungai saat kondisi pasang yaitu 90,6 m dan saat kondisi surut yaitu 80 m. Dapat disimpulkan bahwa percampuran massa air dapat dipengaruhi oleh pasang surut melalui parameter fisis berupa kecepatan arus, suhu, dan salinitas.
References
Harahap, N., Liza, L., & Suwarsono, S. (2019). Karakteristik Parameter Fisis Muara Sungai di Wilayah Bengkulu Bagian Utara (Kasus Muara Sungai Lais, Ketaun, Seblat dan Muar Ipuh) [Tesis]. Universitas Bengkulu.
Pamuji, A., Muskananfola, M. R., & A’in, C. (2015). Pengaruh Sedimentasi terhadap Kelimpahan Makrozoobenthos di Muara Sungai Betahwalang Kabupaten Demak. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 10(2), 129–135.
Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mukomuko Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2005-2025, Pub. L. No. Nomor 3 Tahun 2018 (2013).
Purnaini, R., Sudarmadji, S., & Purwono, S. (2017, August 27). Kualitas Air Sungai Kapuas Kecil Bagian Hilir pada Kondisi Pasang dan Surut. Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi 2017.
Richasari, D. S., Rohmawati, C. N., & Fitriana, D. (2019). Analisis Perbandingan Konstanta Harmonik Pasang Surut Air Laut Menggunakan Spftware GeoTide dan Toga (Studi Kasus: Stasiun Pasang Surut Surabaya, Jawa Timur, Indonesia). Seminar Nasional SPI-4.
Sari, D. P. (2021). Karaktersitik Besaran Fisis dan Tipe Estuari Di Perairan Muara Sungai Air Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.
Siagian, E. N. (2010). Simulasi pemodelan sirkulasi hidrodinamika arus pasang surut diperairan kolam alur Pelabuhan Belawan Sumatera Utara [Skripsi]. Universitas Sriwijaya.
Stoddard, A. (2018). Ji, Zhen‐Gang. 2017. Hydrodynamics and Water Quality: Modeling Rivers, Lakes, and Estuaries, 2nd ed. John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, NJ (USA). ISBN 978‐1‐118‐87715‐9 (978‐1‐119‐37192‐2 eBook), DOI:10.1002/9781119371946. Suggested retail price: $160.00 for hardcover, $128.99 for eBook ($82.37 for hardcover or $97.97 for eBook on Amazon.com). Limnology and Oceanography Bulletin, 27(2), 64–65. https://doi.org/10.1002/lob.10233
Widyastuti, M. S. (2014). Pemodelan Fluks Garam di Estuari Kapuas, Institut Teknologi Bandung, Program Studi Sains Kebumian [Tesis].
Yulianti, Y., Ardiani, D., Susanti, F., Muliadi, M., & Kushadiwijayanto, A. A. (2019). Profil Spasial Batimetri, Salinitas, Suhu, dan Densitas di Perairan Teluk Tambelan, Kepulauan Riau. Prisma Fisika, 7(2), 63. https://doi.org/10.26418/pf.v7i2.34025
