Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Tembakau (Nicotiana tabacum) di Kelompok Tani Sri Buana Empat Lampegan Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.33830/saintek.v2i1.13023.2025Keywords:
komoditas tembakau, komoditas unggulan, kelayakan finansial, usahatani, kelompok tani, R/C ratio, break even pointAbstract
Tembakau (Nicotiana tabacum) adalah komoditas pertanian subsektor perkebunan yang memiliki potensi harga jual tinggi dengan waktu tanam yang relatif singkat (semusim) sehingga dapat menarik minat petani dalam mengembangkan budidaya tembakau. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kelayakan usahatani tembakau pada aspek finansial di Kelompok Tani Sri Buana Empat Lampegan Desa Nanggewer, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan metode yang digunakan adalah kuantitatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling serta pengumpulan data berdasarkan sumber data primer serta data sekunder. Adapun pengumpulan data primer dilaksanakan dengan wawancara secara langsung terhadap petani yang tergabung di kelompok tani dalam usahatani tembakau. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan finansial yaitu Total Biaya, Total Penerimaan, Pendapatan, R/C ratio dan Break Even Point (BEP) Penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani tembakau termasuk efisien serta layak diusahakan sebab memperoleh hasil R/C ratio lebih dari 1, yaitu sebesar 1,24 dan total penerimaan lebih besar dibanding nilai BEP Penerimaan sebesar Rp. 3.530.159,- sehingga dapat dikatakan usahatani tembakau menguntungkan. Kendala yang dihadapi petani dalam usahatani tembakau yaitu cuaca, serangan OPT, dan harga jual yang fluktuatif.
References
Anwar, M., Prasetyowati, R. E., & Ahyani, H. (2021). Kelayakan usahatani tembakau virginia: Studi komparasi pada proses pengovenan di Kabupaten Lombok Timur. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 14(1), 1–10. https://doi.org/10.19184/jsep.v14i1.19608
Badan Pusat Statistik. (2024a). Produksi tanaman perkebunan (ribu ton), 2020-2022.
Badan Pusat Statistik. (2024b). Produksi tanaman perkebunan (ribu ton), 2023.
Khusrizal, K. (2020). Lahan budidaya tembakau Deli, tebu, kelapa sawit karakterisik dan kesesuaian. Sefa Bumi Persada.
Manuhho, P., Makalare, Z., Mamangkey, T., & Budiarso, N. S. (2021). Analisis break even point (BEP). Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat, 5(1), 21–28.
Minsarsih, S. (2020). Analisis kelayakan usaha tani tembakau di Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Jurnal of Agricultural Socio-Eonomic and Agribusiness, 1(1), 1–9.
Nuraida, L., Sutrisno, J., & Barokah, U. (2024). Analisis pendapatan usahatani tembakau study kasus di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Interdisciplinary and Multidisciplinary Studies: Conference Series, 81–89.
Pribadi, R. G., & Qomariyah, S. N. (2021). Analisis pendapatan usahatani tembakau bermitra: Studi kasus: Desa Kebonagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang (Cetakan pertama). Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah.
Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2024). Outlook tembakau.
Septiadi, D., & Utama, A. F. (2023). Analisis efisiensi ekonomi usahatani tembakau rakyat di Kabupaten Lombok Timur. Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 8(1), 36–43. https://doi.org/10.29103/ag.v8i1.11714
Sudianto, E. R. (2023). Usaha tani tembakau virginia di Nusa Tenggara Barat. Penerbit NEM.
Syarifudin, A., Susilowati, D., & Syathori, A. D. (2021). Efisiensi biaya usahatani dalam mengoptimalkan pendapatan petani tembakau di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 9(2), 1–10.
Utama, A. F., & Fadli, F. (2023). Analisis profitabiltas usahatani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur. JURNAL AGRIMANSION, 24(2), 518–529. https://doi.org/10.29303/agrimansion.v24i2.1563
