Kecenderungan Minat pada Sektor Pertanian Para Pekerja Terdampak Penutupan Industri di Solo Raya

Authors

  • Yudhistira Saraswati UPN Veteran Yogyakarta
  • Zulfa Nur Auliatun Nissa' UPN Veteran Yogyakarta
  • Siti Amanah UPN Veteran Yogyakarta
  • Lina Afianti UPN Veteran Yogyakarta
  • Ardhini Hasna Isdiatma UPN Veteran Yogyakarta
  • Ahmad Dhulqornain UPN Veteran Yogyakarta
  • Zahro Hanif Nur Uswatun Hasanah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
  • Hesty Yuliana Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.33830/saintek.v2i2.14468.2026

Keywords:

industri manufaktur, minat pertanian, pekerja terdampak

Abstract

Penutupan beberapa industri manufaktur terjadi mulai saat terjadinya pandemi covid-19 sampai saat ini karena beberapa faktor seperti lesunya minat beli masyarakat, keterbatasan mobilisasi, dan krisis global. Akibat dari kondisi tersebut, para pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. Di sisi lain, data menunjukkan sektor pertanian mulai tumbuh kembali sebagai peralihan kembali tenaga kerja ke pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan minat para pekerja terdampak dari penutupan industri terhadap sektor pertanian. Pendekatan menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner dalam pengambilan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa hanya 8% dari 80 responden yang kembali ke sektor pertanian dengan mengolah lahan karena tidak mempunyai lahan. Sedangkan sebanyak 23% melakukan budidaya di pekarangan atau halaman rumah dengan lahan terbatas. Pada kecenderungan minat menunjukkan sebanyak 11% berminat, 82% mungkin berminat, dan 7% tidak berminat kembali ke sektor pertanian apabila mereka disediakan lahan. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap sektor pertanian tinggi namun terkendala dengan keterbatasan lahan dan keterampilan. Sektor pertanian hanya dijadikan kegiatan sampingan yang memberikan pendapatan secara in-kind seperti tambahan bahan baku konsumsi rumahtangga. Sektor ini belum mampu menjadi pilihan utama sebagai alternatif perpindahan dari sektor industri manufaktur.

References

Adhiem, M. A. (2025). Momentum Pertumbuhan Sektor Pertanian. Isu Sepekan Badan Keahlian DPR RI.

Adilest, J., Trinugraha, Y. H., Purwanto, D., Studi, P., Sosiologi, P., & Keguruan, F. (2023). Krisis Regenerasi Petani Muda di Tengah Industrialisasi. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 7(2), 1308–1313. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4871/http

Arvianti, E. Y., Masyhuri, M., Waluyati, L. R., & Darwanto, D. H. (2019). Gambaran Krisis Petani Muda Indonesia. Agriekonomika, 8(2), 168–180. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v8i2.5429

Asdin, Sujono, & Baroh, I. (2025). The Contribution of Home Garden Utilization to Food Self-sufficiency and Household Economy in Baubau City. INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND ANALYSIS, 08(07), 4061–4066. https://doi.org/10.47191/ijmra/v8-i07-39

BPS Provinsi Jawa Tengah. (2024). Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Tengah Februari 2024. In BPS (Number 29).

Gultom, F., & Harianto, S. (2022). Lunturnya Sektor Pertanian di Perkotaan. Jurnal Analisa Sosiologi, 11(1), 49–72.

Haas, H. de, Fransen, S., Natter, K., Schewel, K., & Vezzoli, S. (2025). Dampak pandemi COVID-19 terhadap tingkat pengangguran dan strategi pemulihan pasar tenaga kerja. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 7(8), 3119–3127.

Harsen, R. D. (2021). Employee Resiliency After Termination Of Employment In The Covid-19 Pandemic In Sidoarjo. Airlangga Development Journal, 5(1), 24–29. https://doi.org/10.20473/adj.v5i1.27642

Herawaty, A., Rahayu, D., Ramadhanty, A. N., Syifaa, Y. A., Hepieni, T. O. P., Fafallyanuri, M. I., & Apriliane, S. (2025). Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Tingkat Pengangguran dan Strategi Pemulihan Pasar Tenaga Kerja. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 7(8), 3119–3127. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v7i8.8148

International Labour Organization. (2021). Transitioning from the informal to the formal economy.

Kalleberg, A. L. (2018). Job insecurity and well-being in rich democracies. The Economic and Social Review, 49(3), 241–258.

Lejo, N. (2023). Pengaruh Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Industri Terhadap Perekonomian Masyarakat Di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari [Skripsi]. Institut Teknologi Nasional Malang.

Ngadi, N., Zaelany, A. A., Latifa, A., Harfina, D., Asiati, D., Setiawan, B., Ibnu, F., Triyono, T., & Rajagukguk, Z. (2023). Challenge of Agriculture Development in Indonesia: Rural Youth Mobility and Aging Workers in Agriculture Sector. Sustainability, 15, 922. https://doi.org/10.3390/su15020922

OECD. (2019). OECD employment outlook 2019 : the future of work. OECD Publishing.

Padatuan, A., Sasongko, G., & Yuwono, P. (2022). Pergeseran Sektor Basis Kota Pare-Pare. Jurnal Dinamika Ekonomi Rakyat, 1(1), 57–70. https://doi.org/10.24246/dekat.v1i1.4744

Rahayu, W., & Setyowati, N. (2016). Dinamika Peranan Sektor Pertanian Dalam Pembangunan Ekonomi Di Kawasan Solo Raya. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 31(1), 11. https://doi.org/10.20961/carakatani.v31i1.11932

Raiyan, N., & Putri, N. D. K. (2021). Determinants of the Shifting Labor in Agricultural Sector to Non- Agricultural Sectors 2011-2019 Evidence in Indonesia. Seminar Nasional Official Statistics 2021, 439–448.

Rovik, O. B. Al, & Purnomo, D. (2025). Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan Di Provinsi Jawa Tengah 2020-2024. Community Engagement & Emergence Journal, 6(4), 2284–2307.

Rozci, F., & Octaviani, D. A. (2023). Analisis Penyebab Menurunnya Minat dan Partisipasi Generasi Muda dalam Sektor Pertanian the Agricultural Sector. Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis, 11(1), 48–56.

Saputri, O. D., & Setyodhono, S. (2019). Analisis Tenaga Kerja Muda Tanpa Kegiatan (Not In Education, Employment or Training-Neet) Berdasarkan Status Perkawinan. Ketenagakerjaan, 14(1), 68–83.

Saraswati, Y. (2023). Perempuan dalam Nafkah Rumahtangga (Kajian di Wilayah Pertanian Lahan Kering Kabupaten Wonogiri). Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 4(1), 113–124. https://doi.org/10.35706/agrimanex.v4i1.9870

Saraswati, Y., Nabila, N., & Penggalih, P. M. (2025). Pola kecenderungan migrasi kaum muda perdesaan dan pengaruhnya terhadap regenerasi petani di Provinsi Jawa Timur. Analisis Kebijakan Pertanian, 23(1), 1–18. https://doi.org/10.21082/akp.v23n1.2025.1-18

Saraswati, Y., Nisaa, Z. N. A., Penggalih, P. M., Nurmastiti, A., Margareta, R., Gumelar, R., & Hanjagi, D. W. (2025). Agricultural Performance and Its Potential Role Amid Manufacturing Industry Contraction and Employment Challenges in Solo Raya. RSF Conference Proceeding Series: Business, Management and Social Science, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31098/bmss.v5i2.1008

Scheiring, G., & King, L. (2023). Deindustrialization, social disintegration, and health: a neoclassical sociological approach. Theory and Society, 52, 145–178. https://doi.org/10.1007/s11186-022-09476-2

Sugiyono, S. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Syafitri, E. D., & Khalifaturofiah, S. O. (2023). Dampak pandemi Covid-19 terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI Kinerja. 13(1), 33–53.

Williams, C. C., & Kayaoglu, A. (2020). COVID-19 and undeclared work: impacts and policy responses in Europe. The Service Industries Journal, 40(13–14), 914–931. https://doi.org/10.1080/02642069.2020.1757073

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles