Dampak Program Penyuluhan terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Adopsi Inovasi Pengolahan Pasca-Panen Kopi

Authors

  • Naila Hasya Nur Alina Universitas Terbuka
  • Nurul Khotimah Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.33830/saintek.v2i2.14410.2026

Keywords:

adopsi teknologi, inovasi, kopi, pascapanen, penyuluhan pertanian

Abstract

Program penyuluhan pertanian berperan penting dalam memberi ilmu dan inovasi teknologi kepada para petani, terutama dalam pengolahan kopi pascapanen yang dapat memengaruhi kualitas dan harga jual produk yang dihasilkan. Studi ini dimaksudkan untuk menganalisis dampak kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan wawasan petani serta sejauh mana mereka menerapkan inovasi baru pada proses pengolahan kopi setelah panen. Lokasi penelitian berada di kawasan penghasil kopi, tepatnya Desa Sitiluhur yang masuk wilayah Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, terletak di bagian lereng Gunung Muria. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan cara mengamati perubahan dari bidang pengetahuan, sikap, maupun keterampilan yang dimiliki peserta baik sebelum maupun setelah mengikuti kegiatan penyuluhan yang melibatkan 30 orang petani. Teknik pengukuran dilakukan melalui pemberian tes awal dan tes akhir, lalu kedua hasil tersebut diperbandingkan. Di sisi lain, pengukuran terhadap penerapan inovasi dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif. Temuan penelitian menarik bahwa kegiatan penyuluhan membawa dampak signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan yang dimiliki para petani terhadap penanganan kopi pascapanen. Kenaikan rata-rata adalah sebesar 38,9%. Petani sebanyak 75 % mulai menerapkan fermentasi secara terkontrol, 60% menggunakan pengering matahari atau pengering matahari dengan rak pengering sederhana, 55 % melakukan penyortiran mutu, dan 42% mulai mengolah kopi menjadi produk jadi. Penggunaan inovasi ini membantu meningkatkan kualitas fisik dari biji kopi, sehingga meningkatkan nilai jual rata-rata kopi sebesar 12% dari harga awal. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penyuluhan yang berbasiskan pemaparan dan praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan, mendorong perubahan perilaku, serta memberikan dampak ekonomi yang baik bagi para petani kopi.

References

Fadhilah, M. L., Eddy, B. T., & Gayatri, S. (2018). Pegaruh tingkat pengetahuan, sikap dan ketrampilan penerapan sistem agribisnis terhadap produksi pada petani padi di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 39–49. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v2i1.1327

Gusti, I. M., Gayatri, S., & Prasetyo, A. S. (2022). Pengaruh umur, tingkat pendidikan dan lama bertani terhadap pengetahuan petani tetang manfaat dan cara penggunaan kartu tani di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 19(2), 209–221. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v19i2.926

Haryanto, B., Basri, H., Thohar, A., Widodo, D., Wibowo, N. S., & Juniawan, J. (2017). Kurikulum nasonal dan modul pelatihan budidaya berkelanjutan (good agricultural practices-GAP) dan pascapanen (post-harvest) kopi arabika. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Mujiburrahmad, M. (2018). Analisis pendapatan usaha tani dan nilai tambah industri pengolahan bubuk kopi ud ayam merak di Desa Garot Cut Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie. Jurnal Bisnis Tani, 4(1), 33–34.

Muntasiroh, I., Gayatri, S., & Prayoga, K. (2023). Pengaruh peran penyuluh terhadap pengetahuan petani kopi tentang SOP budidaya kopi organik. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 19(2), 127–142.

Purba, T. (2019). Kajian Peningkatan Kualitas Kopi Arabika di Sumatra Utara. Laporan Akhir Penelitian Tahunan Anggaran 2019. BTTP Sumatra Utara.

Rahmah, S., Satria, C., & Salim, A. (2023). Pengaruh pengolahan dan kualitas biji kopi terhadap peningkatan kualitas pendapatan masyarakat (studi kasus petani kopi di Desa Datar Lebar Kecamatan Semende Darat Ulu). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah (JIMESHA), 2(2), 163–168. https://doi.org/10.36908/jimesha.v2i2.146

Sitinjak, W., Siadari, M., Sihaloho, A. N., Burano, R. S., & Dinda, S. (2023). Analisis perbandingan pendapatan petani kopi arabika yang menjual kopi cherry dan kopi gabah di Nagori Sait Buttu Saribu. Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian Dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi, 9(1), 71–80. https://doi.org/10.31869/me.v9i1.4265

Swantika, I. M. A., Kanata, B., & Suksmadana, I. M. B. (2020). Perancangan sistem untuk mengetahui kualitas biji kopi berdasarkan warna dengan K-Nearest Neighbor. Jurnal Bakti Nusa, 1(2), 25–36.

Vintarno, J., Sugandi, Y. S., & Adiwisastra, J. (2019). Perkembangan penyuluhan pertanian dalam mendukung pertumbuhan pertanian di Indonesia. Responsive, 1(3), 90–96. https://doi.org/10.24198/responsive.v1i3.20744

Zulkarnain, Z., Rahmaddiansyah, R., Alpian, R., & Bagio, B. (2020). Perbandingan tingkat produktivitas dan pendapatan petani kopi arabika yang melakukan teknik pemangkasan rutin dan yang tidak di Kecamatan Bener Kelipah. Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 5(1), 78–86. https://doi.org/10.29103/ag.v5i1.3215

Downloads

Published

2026-03-31