Edukasi Kesehatan Mental Anak Binaan di LPKA Kelas I Tangerang melalui Art Therapy
DOI:
https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v7i2.13331Keywords:
Anak Binaan, Art Teraphy, Kesehatan Mental, LPKA Kelas 1 TangerangAbstract
Kesehatan mental remaja yang tidak baik dapat mendorong kenakalan remaja yang melanggar hukum hingga harus berada dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Anak binaan dalam LPKA memiliki kondisi emosional yang kompleks dan dinamis. Sehingga, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak binaan tentang menjaga kesehatan mental. Kegiatan pengabdian ini berupa seminar kesehatan mental dan workshop pengelolaan emosi melalui art therapy dengan narasumber profesional seorang psikolog. Kegiatan seminar anak binaan mendapatkan materi tentang definisi emosi, ragam emosi, serta cara mengelola emosi. Hasil dari kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan pemahaman kesehatan mental pada anak binaan dan perasaan yang lebih baik setelah mengikuti kegiatan seminar. Pada kegiatan workshop art teraphy, peserta dipandu untuk dapat merilis emosi dengan menggambar garis bebas, menghubungkan garis, hingga memberikan sentuhan warna. Proses terapi menggambar ini tidak hanya menenangkan pikiran, tetapi juga membantu mereka mengidentifikasi dan mengelola emosi tersembunyi, serta mengembangkan mekanisme koping yang sehat untuk menghadapi tantangan. Hasil refleksi menunjukkan anak binaan merasa senang dan lebih tenang setelah mengikuti kegiatan workshop art teraphy.
References
Adipradipto, E., Windayani, T., & Adipradana, N. (2019). Pelaksanaan Pemenuhan Hak Narapidana Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas Ia Tangerang. Jurnal Perkotaan, 11(1), 83–100. https://doi.org/10.25170/perkotaan.v11i1.703
Aiyuda, N. (2019). Art Therapy. Nathiqiyyah - Jurnal Psikologi Islam, 2(1), 148–167.
Amanullah, A. S. (2022). Mekanisme Pengendalian Emosi dalam Bimbingan dan Konseling. Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 02(01), 1–13. https://doi.org/10.55352/bki.v2i1.112
Gazit, I., Snir, S., Regev, D., & Bat Or, M. (2021). Relationships Between the Therapeutic Alliance and Reactions to Artistic Experience With Art Materials in an Art Therapy Simulation. Frontiers in Psychology, 12, 560957. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.560957
Haeyen, S. (2024). A theoretical exploration of polyvagal theory in creative arts and psychomotor therapies for emotion regulation in stress and trauma. Frontiers in Psychology, 15, 1382007. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1382007
Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Perkembangan Remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik Jawa Timur. Journal of Community Engagement in Health, 5(2), 237–248. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i2.384
Hamidah, W., & Falah, A. M. (2023). Analisis Indikator Keberhasilan Proses Terapi Seni Sebagai Alternatif Metode Penyembuhan Kesehatan Mental. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 194–204. https://doi.org/10.26742/atrat.v11i2.3187
Herbowo, H. D. (2024). Kesehatan Mental dalam Genggaman: Strategi Manajemen Emosi untuk Menghadapi Stres di Era Ketidakpastian. 2, 113–133.
Laela, A. N., Asrori, D., Muslih, M., Izzulhaq, M. I., Lail, A., Ansory, C., Al-Arifi, T. A., & Fathoni, T. (2025). Bimbingan Konseling dalam Menyikapi Perubahan Fisik dan Emosi Remaja. 5(2), 331–340.
Laksmi, I. G. A. P. S., & Jayanti, D. M. A. D. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kesehatan Mental pada Remaja. Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 14(1), 11–19.
Maharani, A. (2024). Bimbingan dalam Menangani Perubahan Emosional selama Masa Pubertas. 2(2).
Malhotra, B., Jones, L. C., Spooner, H., Levy, C., Kaimal, G., & Williamson, J. B. (2024). A conceptual framework for a neurophysiological basis of art therapy for PTSD. Frontiers in Human Neuroscience, 18, 1351757. https://doi.org/10.3389/fnhum.2024.1351757
Mizan, M., & Uce, L. (2025). Pengelolaan Emosi Negatif dalam Konteks Pendidikan Remaja. Educational Studies and Research Journal, 2(1), 37–47. https://doi.org/10.60036/ah05w331
Ningrum, D. P., Putra, A., & Arrianie, L. (2024). Penguatan Komunikasi Untuk Orang Dewasa dengan Gangguan Jiwa di Yayasan Efata Yogyakarta. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 640–648. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i1.1405
Ningrum, M. S., Khusniyati, A., & Ni’mah, M. I. (2022). Meningkatkan Kepedulian Terhadap Gangguan Kesehatan mental pada Remaja. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 1174–1178. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.5642
Nurmalita, R., & Hidayati, F. (2014). Hubungan antara regulasi emosi dengan kompetensi interpersonal pada remaja panti asuhan. Jurnal EMPATI, 3(4), 512–520. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7613
Pramudita, T., Kholifah, R., & Sancaya, S. A. (2024). Dampak Bullying Terhadap Kesehatan Mental Siswa. Implementasi Bimbingan dan Konseling Berbasis Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Penanganan “Tiga Dosa Besar” Pendidikan, 349–355.
Rahman, M. A., Norhikmah, & Sarah. (2024). Agama dan Psikologi (Dampak Spritual Terhadap Kesehatan Mental). Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(6), 2661–2669.
Rahmawaty, F., & Silalahiv, R. P. (2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesehatan mental pada Remaja. 8(3).
Ramadhan, G., Nurjanna, U., & Rahayu, N. A. (2025). Dinamika Psikososial dalam Perkembangan Remaja: Studi Kasus Pada Pengaruh Teman Sebaya. 3(1).
Ronanda, D. Z., Sari, D. N., Tanjung, E. D. A., Wati, H., Istikhomah, J., Sabrina, L., Defmawita, P., Parhana, P. N., & Nur, R. (2024). Studi Literatur Analisis terhadap Perilaku Menyimpang di Kalangan Remaja. Jurnal Nirta : Studi Inovasi, 3(2), 11–19.
Rosa, C. L. T. (2023). Strengthening the Therapeutic Bond through Therapist Art Making with Clients. Journal of Creativity in Mental Health, 18(1), 41–59. https://doi.org/10.1080/15401383.2021.1930620
Ruimassa, A. A. (2023). Memahami Psikologi Perkembangan Remaja sebagai Upaya Merencanakan Pelayanan Pastoral yang Peka Kesehatan Mental Remaja. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 7(2), 769–784. https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.845
Sari, H. R. (2025). Terapi Seni sebagai Media Intervensi Psikologis untuk Penyintas Trauma. Literacy Notes, 1(1), 1–9.
Savalas, L. R. T., Hadisaputra, S., Anwar, Y. A. S., Junaidi, E., Sofia, B. F. D., Supriadi, S., ‘Ardhuha, J., & Ningsih, B. N. S. (2022). Pelatihan Penyelenggaraan Seminar Internasional Untuk Alumni Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Mataram. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.29303/jpimi.v1i2.1487
Sholichah, N. I., Dewi, W. N. A., & Ahdiansyah, M. H. (2024). Meningkatkan Quality of Life Mahasiswa Universitas Ivet Melalui Konseling Krisis dengan Teknik Neurigraphic Art. Emphaty Cons: Journal of Guidance and Counseling, 6(1), 23–33.
Shukla, A., Choudhari, S. G., Gaidhane, A. M., & Quazi Syed, Z. (2022). Role of Art Therapy in the Promotion of Mental Health: A Critical Review. Cureus, 14(8), e28026. https://doi.org/10.7759/cureus.28026
Simanjuntak, M. N. P. (2024). Strategi Pemberdayaan Anak dan Kebijakan Pembinaan untuk Mengurangi Residivisme di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan. Social Worker Indonesia, 1(1), 21–31.
Sinambela, A. P., Soesanto, E., & Hartanto, D. (2025). Pengaruh Interaksi Sosial di Lingkungan terhadap Pembentukan Identitas Diri Pada Remaja. Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi, 2(1), 122–132. https://doi.org/10.62383/studi.v2i1.117
Suhara, G. C., Damai Syaputra, Y., Furqonuddin, A., & Monalisa, M. (2025). Art Therapy: Penggunaan Media Seni Sebagai Upaya Mengatasi stress Warga Binaan. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.32505/connection.v5i1.10368
Sukadana, D. A. P. (2023). Pentingnya Kesehatan mental Anak di Lembaga Pembinaan Khusus (LPKA) Kelas II Kabupaten Karangasem. Community Development Journal, 4(2), 4829–4835. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.15980
Suwijik, S. P., & A’yun, Q. (2022). Pengaruh Kesehatan Mental dalam Upaya Memperbaiki dan Mengoptimalkan Kualitas Hidup Perempuan. Journal of Feminism and Gender Studies, 2(2), 109. https://doi.org/10.19184/jfgs.v2i2.30731
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright and Licensing

Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivativeWorks 4.0 International License. Allows users to copy and distribute the Article, provided this is not done for commercial purposes and further does not permit distribution of the Article if it is changed or edited in any way, and provided the user gives appropriate credit (with a link to the formal publication through the relevant DOI), provides a link to the license, and that the licensor is not represented as endorsing the use made of the work.











