PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI LABORATORIUM DAN IPAL TERHADAP SISWA SMA/SMK KESEHATAN
DOI:
https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v8i2.15695Keywords:
Laboratorium, K3, Edukasi, Kimia, MikrobiologiAbstract
Laboratorium merupakan suatu tempat yang dapat membahayakan dan menularkan Infeksi. Bahan-bahan yang digunakan termasuk bahan kimia yang merupakan bahan berbahaya dan bahan lainnya yang memiliki sifat infeksius terutama laboratorium sekolah menengah kesehatan (SMK). Bahaya infeksi termasuk bahan berbahaya dan beracun (B3). Pengelolaan serta penanganan yang benar merupakan pengetahuan dasar yang sangat penting dalam upaya pencegahan infeksi. Penerapan K3 diperlukan agar setiap individu yang beraktivitas di laboratorium memahami berbagai aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dalam buku pedoman K3, terdapat banyak hal yang harus diperhatikan ketika terjadi kecelakaan, terutama di lingkungan laboratorium. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai tata cara pengelolaan limbah B3 yang benar. Pemahaman tersebut sangat dibutuhkan sebagai langkah penanganan dan pencegahan yang tepat selama kegiatan laboratorium untuk mengurangi risiko penularan infeksi dan kontaminasi. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pemberian pre-test, proses edukasi dan post-test. Hasil pre dan post-test dianalisis dengan uji statistik menunjukkan terdapat hubungan dengan nilai sig 0.000 namun dilihat dari uji pair T sampel menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (2-tailed) karena p>0,05 dari perlakuan yang dilakukan. Hampir sebagian besar wawasan peserta sangat baik mengenai K3.
References
Alzufri, N. (2023). PERBEDAAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA BERDASARKAN GENDER PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS 7. Jurnal Kajian Gender Dan Anak, 7(1).
Dianty, M. Al, Rineliana, Impron, A., Rahman, F., Herlina, F., Taufikurahman, R., Sartika, I., Cahyani, F. N., Herawati, S., & Mardikawati, B. (2026). STATISTIK DAN VALIDITAS PENELITIAN. CV. Rey Media Grafika.
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. GUNAWAN MANGUNKUSUMO. (2022). Pedoman Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Beserta Limbah B3.
Djaali, N. A., Usman, S., Agustino, R., & Simaibang, F. H. (2020). Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Melalui Sosialisasi Potensi Bahaya di Sekolah. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 2(1), 34–43. https://doi.org/10.37012/jpkmht.v2i1.290
Effendy, I. (2016). Pengaruh pemberian pre-test dan post-test terhadap hasil belajar mata diklat hdw.dev.100.2.a pada siswa smk negeri 2 lubuk basung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro (VOLT), 1(2), 81–88.
Fitriani, H., Yuono, A. L., Iryani, S. Y., Indriyato, C., & Sidik, M. A. B. (2024). Pendampingan Penerapan Keselamatan Dan KesehatanKerja Bagi Tim Laboratorium. Community Development Journal, 5(3), 4493–4497.
Irawati, L., Apriansyah, M., & Kencana, P. N. (2023). Penerapan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama Plus Al-Islamiyah, Perigi Baru, Tangerang Selatan. Dedikasi Pkm, 4(1), 118. https://doi.org/10.32493/dedikasipkm.v4i1.27951
Mirnawati. (2019). Pedoman K3 Lab Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Surakarta. Buku Ajar, 1–29.
Salahudin, N., Safriani, A., Ansori, M., Eni, P., Hanafi, M., Naily, N., Zubaidi, A. N., Safriani, R., Umam, M. H., Ilahi, W., Taufiq, A., & Swasono, E. P. (2015). Panduan KKN ABCD. LP2M, UIN SUNAN AMPEL SURABAYA.
Sulistiyorini, D., Purnamasari, E. R. W., & Dalimunthe, L. (2022). Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Terhadap Pengelolaan Limbah Bahan Kimia di Laboratorium Pada Siswa SMK. Jurnal Sehat Mandiri, 17(2), 173–181. https://doi.org/10.33761/jsm.v17i2.822
Zuo, K., Wu, Z., Zhao, C., & Liu, H. (2023). Risk and countermeasure of laboratory-acquired infection based on pathogen transmission routes. Biosafety and Health, 5(3), 133–137. https://doi.org/10.1016/j.bsheal.2023.04.006
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright and Licensing

Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivativeWorks 4.0 International License. Allows users to copy and distribute the Article, provided this is not done for commercial purposes and further does not permit distribution of the Article if it is changed or edited in any way, and provided the user gives appropriate credit (with a link to the formal publication through the relevant DOI), provides a link to the license, and that the licensor is not represented as endorsing the use made of the work.










