OPTIMALISASI LANSIA CERDIK DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAAN DAN KESEHATAN LANSIA DI KARANG WERDA

Authors

  • Fahruddin Kurdi Departemen Keperawatan Komunitas, Keluarga & Gerontik, Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-3565-2637
  • Latifa Aini Susumaningrum Departemen Keperawatan Komunitas, Keluarga & Gerontik, Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Indonesia
  • Tantut Susanto Departemen Keperawatan Komunitas, Keluarga & Gerontik, Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-9685-9869
  • Frandita Eldiansyah Puskesmas Sukorambi, Kabupaten Jember

DOI:

https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v7i1.6369

Keywords:

Lansia, CERDIK, Karang Werdha, kesehatan

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok rentan atau populasi yang berisiko dan mengalami perubahan fungsi dan status kesehatan, serta daya tahan tubuh menurun. Secara fisik lansia mengalami penurunan mobilitas dan kontak sosial, pengalaman hidup yang negatif, serta penurunan pendapatan tidak saja karena memasuki masa pensiun tetapi juga karena masalah kesehatan termasuk penyakti hipertensi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini sebagai salah satu solusi untuk membentuk kemandirian dalam melakukan pencegahan, pengendalian dan pengelolaan penyakit hipertensi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, edukasi, pemberdayaan melalui Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) senam lansia mandiri, serta pendampingan secara berkala dalam bentuk konsultasi dan penguatan pengetahuan tentang materi kesehatan. Dari kegiatan ini diperoleh screening gambaran perilaku CERDIK yaitu masih kurangnya minat lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Serta sebagian besar lansia mengalami hipertensi, baik itu pre hipertensi serta hipertensi derajat 1 dan 2. Lansia sangat memerlukan dukungan dan pengawasan agar perilaku CERDIK dapat menjadi budaya dalam penanganan masalah kesehatan lansia.

References

Andria, K. M. 2013. Hubungan antara perilaku olahraga, stress dan pola makan dengan tingkat hipertensi pada lanjut usia di posyandu lansia kelurahan gebang putih kecamatan sukolilo kota surabaya. IEEE International Symposium on Spread Spectrum Techniques and Applications. 227–231.

Anita, N. 2014. Gambar tingkat pengetahuan lansia tentang diit di posyandu lansia sehat mandiri purwogondo kartasura sukoharjo. Karya Tulis Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta. 1–74.

Anshari, Z. 2020. Komplikasi hipertensi dalam kaitannya dengan pengetahuan pasien terhadap hipertensi dan upaya pencegahannya. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik. 2(2):44–51.

Arista. 2013. Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diit Pasien Hipertensi. Skripsi. Semarang: Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang.

Armitage R., dan L. B. Nellums. 2020. COVID-19 and the consequences of isolating the elderly As. Lancet Public Heal.

Asti, R., dan H. S. Ibrahim. 2020. Hubungan kualitas tidur dan status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia di Aceh. JIM Fkep. 4(3): 12-17.

Elvia, N. 2012. Gambaran pola konsumsi pangan dan pola penyakit pada usia lanjut di wilayah kerja Puskesmas Tapaktuan Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan. Universitas Sumatera Utara.

Faridah, U., Yulisetyaningrum, Rusnoto, dan H. Hermawan. 2017. Hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja buruh di wilayah kerja puskesmas kaliwungu kudus. 2(27):2012–2014.

Hardati, A. T. dan R. A. Ahmad. 2017. Pengaruh aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada pekerja (analisis data riskesdas 2013). Berita Kedokteran Masyarakat. 33(10):467.

Harsismanto J., J. Andri, T. D. Payana, M. B. Andrianto, dan A. Sartika. 2020. Kualitas tidur berhubungan dengan perubahan tekanan darah pada lansia. Jurnal Kesmas Asclepius. 2(1): 1-11.

Hidayah, H. N. 2017. Hubungan Kualitas Tidur dan Tingkat Stress dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Desa Tlogoagung Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan. Skripsi. Lamongan: Program Studi S1 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah.

Iswahyuni, S. 2017. Hubungan antara aktifitas fisik dan hipertensi pada lansia. PROFESI. 14(2): 1-4. Kementerian Kesehatan RI. 2018. Aktivitas Fisik Untu Lansia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Balitbang Kementerian Kesehatan.

Lestari, H. 2017. Gambaran mekanisme koping lansia dengan hipertensi di RW 04 Desa Padasuka Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Lestari, G., E. Y, dan Baderi. 2018. Pengaruh jus melon terhadap penurunan hipertensi pada lansia. Nursing Journal of STIKES Insan Cendekia Medika Jombang. 16(1):33–38.

Listina, F., D. Y. Maritasari, dan S. E. Pratiwie. 2020. Faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi calon jamaah umrah pada pelayanan vaksinasi meningitis meningococcus di kantor kesehatan pelabuhan kelas ii panjang. Jurnal Formil (Forum Ilmiah). 5(1):63–70.

Maharani, R., dan D. P. Syafrandi. 2018. Faktor yang berhubungan dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada penderita hipetensi di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru Tahun 2016. J. Kesehat. 3: 165-171.

Mahmudah, S., T. Maryusman, F. A. Arini, dan I. Malkan. 2015. Hubungan gaya hidup dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Sawangan Baru Kota Depok tahun 2015. Biomedika. 7(2): 43-51.

Maulidina, F. 2019. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas jati luhur bekasi tahun 2018. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat). 4(1):149–155.

Moeloek, N. D. (2019). 7 langkah wujudkan gerakan masyarakat hidup sehat. Dikutip 21 Februari 2021. https://www.Liputan6.Com/health/read/4067690/7-langakah-wujudkan-gerakan-masyarakat-hidup-sehat

Pitriani, Risa. Yanti, J. S., Afni, R. 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja puskesmas rumbai pesisir. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. 9(1):74–77.

Pudiastuti 2013, Fisioterapi Pada Lansia, EGC, Jakarta.

Putri, D. M. F. S, dan K. D. Supartayana. 2020. Hubungan tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi dengan kepatuhan diet hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Buleleng. Jurnal Medika Usada. 3(2): 41-47.

Putri, M. 2018. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap niat keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia. Jurnal Promkes. 6(2):213–225.

Putri, W. P. 2017. Faktor Risiko Kejadian Komplikasi Pada Pasien Prolanis Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Makasar: Universitas Hasanuddin.

Retnaningsih, D., M. Kustriyani, B. T. Sanjaya, K. Hipertensi, dan L. Laki-laki. 2017. Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Implementasi Penelitian Pada Pengabdian Menuju Masyarakat Mandiri Berkelanjutan. 2017. Universitas Muhammadiyah Semarang: 122–130.

Rusnotoa dan H. Hermawan. 2018. Hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja pabrik di wilayah kerja puskesmas kaliwungu. 9(2):111–117.

Seke, P. A., J. B. Hendro, dan L. Jill. 2016. Hubungan kejadian stres dengan penyakita Hipertensi pada lansia di balai penyatunan lanjut usia senja cerah Kecamatan Mapanget Kota Manado. Ejournal Keperawatan. 4(2).

Sumarta, N. H. 2020. Hubungan Aktivitas Fisik Sehari-hari dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia di Kota Batu. Malang: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Susanti, Y., Anita, dan D. Y. A. Santoso. 2021. Perilaku cerdik penderita hipertensi dimasa pandemi covid 19. Jurnal Keperawatan. 13(1):61–76.

Suwarni, S., Setiawan, Syatibi, dan M. Mudadsir. 2017. Hubungan usia demensia dan kemampuan fungsional pada lansia. Jurnal Keterapian Fisik. 2(1):34–41.

Wahyuni dan T. Susilowati. 2018. Pola makan dan jenis kelamin dan hubungan pengetahuan terhadap kejadian hipertensi di kalurahan sambung macan sragen. GASTER. 16(1).

Writes, S. (2017). Common causes of hypertension in senior adults. Health Science Journal. 11(4).

Downloads

Published

2025-03-15

Issue

Section

Articles