About the Journal

1. Perencanaan Wilayah Berbasis Lingkungan

Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah suatu upaya untuk melestarikan lingkungan dengan diadakannya suatu pembangunan yang berdasar pada sumber daya alam, dan menyesuaikan dengan daya dukung lingkungan guna menjaga kelestarian alam dan membantu meningkatkan daya lenting lingkungan. Perencanaan dan pembangunan dengan tetap menjaga daya lenting bertujuan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan alam, lingkungan buatan dan lingkungan sosial  untuk generasi yang akan datang sehingga perencanaan dapat tetap dilanjutkan tanpa berhenti pada suatu periode pembangunan. Selain itu dalam topik ini berisi tentang dampak pembangunan terhadap kualitas lingkungan juga menjadi topik penting yang tidak telepas menjadi perhatian dalam lingkup perencanaan wilayah berbasis lingkungan seperti urban hit, pencemaran lingkungan, degradasi lahan, global warming, dan sebagainya.

2. Perencanaan Transportasi Dan Infrastruktur Kota

Tema Perencanaan Transportasi dan Infrastruktur Kota merupakan Tema yang sangat menarik, mengingat tema-tema tersebut adalah hal pokok yang selalu berkembang, berinovasi dan menarik untuk diteliti. Perubahan pola kehidupan yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat sebagai akibat dari pertumbuhan ekonomi dan konsekuensi logis lingkungan lain merupakan aktor-faktor yang dominan dalam pertumbuhan transportasi. Karena itu, upaya penataan transportasi harus dilakukan berdasar pendekatan kesisteman untuk menghasilkan konsep penataan yang komprehensif dan efektif.

Di era revolusi industri 4.0 menuju 5.0, perencanaan Transportasi dan Infrastruktur diarahkan untuk selalu berorientasi pada pada masa depan yang saat ini dikenal dengan rencana Aksi Sustainable Development Goals (SDGs) yang salah satu tujuannya; Kota dan Komunitas yang berkelanjutan. Dimana target yang akan dicapai pada tahun 2030, yaitu menyediakan akses terhadap sistem transportasi yang aman, terjangkau, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi semua, meningkatkan keamanan jalan, dengan memperbanyak transportasi publik, dengan perhatian khusus terhadap kebutuhan dari mereka yang berada di situasi rentan, perempuan, anak-anak, orang dengan disablitas dan manula.

Pencapaian target-target tersebut membutuhkan pengkajian terlebih dahulu melalui riset atau penelitian secara mendalam dari berbagai sudut pandang.

3. Pengembangan Kota Berbasis Digital (Smart City)

Pengembangan kota berbasis smart city dalam pengembangan kota mengacu pada penerapan teknologi dalam berbagai aspek di bidang pengembangan kota maupun wilayah. Beberapa dimensi dari  smart city diantaranya Smart Economy (pengembangan ekonomi berbasis ICT), Smart Environtment (keseimbangan antara modernisasi, unsur tradisional, dan lingkungan), Smart Branding (meningkatkan daya jual melalui peningkatan produktivitas), Smart Government (pengelolaan inovasi pelayanan publik berbasis digital), Smart Society (masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perubahan sistem, dan kemajuan teknologi), Smart Living (integrated data bidang real estate yang mempertimbangkan pelanggan, tren, dan pola kehidupannya yang terus bergerak secara dinamis)

4. Mobilitas Perkotaan

Urban Mobility merupakan isu perkotaan yang menjadi perhatian dalam managemen dan penataan kota yang berbasis tentang sistem pergerakan (mobilitas) manusia yan harus terstruktur dan mempertimbangkan unsur find ways. Termasuk saat masa pandemic Covid-19 yang membatasi pergerakan manusia menuju berbagai tempat, oleh karena itu  sangat dibutuhkan penelitian-penelitian yang membangun di bidang ini sehingga menghasilkan fasilitas urban dalam kontek mobilitas yang aman dan humanis seperti integrasi sistem transportasi publik dan petunjuk pemanfataannya, pengaturan ruang publik fasilitas mobilitas di masa pandemi.

5. Pembangunan Wilayah Perdesaan

Pembangunan wilayah perdesaan adalah upaya mencapai pembangunan berimbang (balance development) yang mencakup wilayah perdesaan. Keseimbangan dalam menumbuhkan potensi, dan pengalokasian sumber daya alam di wilayah desa. Pembangunan wilayah perdesaan ini dilakukan dengan menerapkan strategi-strategi seperti alokasi sumber daya yang seimbang, peningkatan sumber daya manusia, pengembangan kelembagaan, dan pelayanan masyarakat.

6. Teori dan Pembelajaran di Bidang Perencanaan Wilayah, Kota, dan Lingkungan

Jurnal ini juga mewadahi pengembangan teori-teori perencanaan wilayah, kota dan lingkungan serta model-model pembelajaran dalam bidang perencanaan.