Analisis Kesesuaian Lahan Kawasan Industri Segitiga Emas Bogor-Cianjur-Sukabumi sebagai Peningkat Investasi Selatan Jawa Barat

Authors

  • Harun Din Haq Harun Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat

DOI:

https://doi.org/10.33830/Reksabumi.v5i2.14518.2026

Keywords:

industrial city, industrial area, Bogor-Cianjur-Sukabumi area, land suitability

Abstract

The Bogor-Cianjur-Sukabumi area is strategic in the southern part of West Java Province. Sukabumi City and Regency have the potential as a base for agriculture, fisheries, and industry, then Bogor City and Regency as a satellite area of Jakarta, a center for research, education, as well as a logistics and trade center, and Cianjur Regency as a national rice barn. One of the main challenges in developing industrial areas is selecting a location that is suitable for land conditions. The purpose of this study is to identify areas suitable for planning and development of industrial areas in the Bogor-Cianjur-Sukabumi area as an investment booster to increase economic growth in West Java Province. The analytical method used in this study uses spatial analysis with the help of Geographic Information Systems (GIS) using overlay analysis based on thematic maps related to industrial areas. Based on the results of the study, it can be seen that Bogor Regency has the largest area of very suitable criteria, namely 75,509 hectares. On the other hand, Cianjur Regency has the largest area of less suitable and unsuitable for industrial areas, namely 37,277 hectares and 1,469 hectares, respectively, so additional intervention is needed. Bogor City, Sukabumi City and Sukabumi Regency are more suitable to function as logistics and warehousing centers to support industrial distribution to the Special Region of Jakarta. Recommendations for each region are given according to the constraints and potentials that have been explained.

References

Astuty, Y. I., Marwah Noer, Demi Stevany, Brenda Arham, Brigita Maria R, & Adi Wibowo. (2023). Evaluasi kesesuaian kawasan peruntukan industri menggunakan model spasial (Studi kasus: Kabupaten Bekasi). Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 11(2), 123–132. https://doi.org/10.23887/jjpg.v11i2.61536

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2025). Sambutan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 Provinsi Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. (2025). Kabupaten Bogor dalam angka 2025. https://bogorkab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/c80ae8a6186ce25a19dd64e5/kabupaten-bogor-dalam-angka-2025.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Cianjur. (2025). Kabupaten Cianjur dalam angka 2025. https://cianjurkab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/0c62bda73668d6177358ab29/kabupaten-cianjur-dalam-angka-2025.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi. (2025). Kabupaten Sukabumi dalam angka 2025. https://sukabumikab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/f8ba38bcb07aecd69affd6da/kabupaten-sukabumi-dalam-angka-2025.html

Badan Pusat Statistik Kota Bogor. (2025). Kota Bogor dalam angka 2025. https://bogorkota.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/1fb3052a263e78f589d4a8a2/kota-bogor-dalam-angka-2025.html

Badan Pusat Statistik Kota Sukabumi. (2025). Statistik daerah Kota Sukabumi. https://sukabumikota.bps.go.id/id/publication/2025/12/29/ea0916858e910587bf53e4cb/statistik-daerah-kota-sukabumi-2025.html

Kementerian Dalam Negeri. (2025). Sambutan Menteri Dalam Negeri dalam musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 Provinsi Jawa Barat.

Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.798-Kesra/2024 Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 (2025).

Kholiani, N., & Senopati, I. D. K. Y. (2024). Analisis pengaruh investasi dan jumlah industri terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor industri kecil dan menengah di Kabupaten Lombok Timur. JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA, 10(3), 535–541. https://doi.org/10.29303/jseh.v10i3.599

Lazuardi, A., Gunawan, B. I., & Purnamasari, E. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi industri amplang di Kota Samarinda. Jurnal Pembangunan Perikanan Dan Agribisnis, 8(1), 1–18. https://doi.org/10.30872/jppa.v8i1.21

Lestari, I., Hariyanto, H., Hayati, R., Hanafi, F., & Dharma, A. S. (2025). Evaluasi kesesuaian lahan kawasan industri terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kabupaten Pati. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 21(2), 261–279. https://doi.org/10.14710/pwk.v21i2.71133

Nabila, F. F., Juhadi, J., Hardati, P., & Aji, A. (2025). Evaluasi kesesuaian lahan kawasan industri menggunakan sistem informasi geografis di Kabupaten Kendal. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman, 7(1), 198–210.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2042 (2022).

Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 30 Tahun 2020 Tentang Kriteria Teknis Kawasan Peruntukan Industri (2020).

Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2010 Tentang Pedoman Teknis Kawasan Industri (2010).

Pramesthi, N. A. S., Alina, A. N., & Yahya, F. (2024). Analisis kesesuaian lahan untuk pembangunan kawasan industri menggunakan sistem informasi geografis (Studi kasus: Kabupaten Blitar). Elipsoida : Jurnal Geodesi Dan Geomatika, 7(1), 14–24. https://doi.org/10.14710/elipsoida.2024.20102

Ruuhulhaq, M. S. (2025). Kesesuaian lahan untuk perencanaan dan pengembangan kawasan industri di wilayah Rebana Jawa Barat. Creative Research Journal, 11(01), 25–38. https://doi.org/10.34147/crj.v11i01.407

Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. (2025). Paparan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam West Java economic society Bank Indonesia Jawa Barat.

Ukhti, F., Manurung, Z. K., & Mahendra, M. D. (2021). Perbandingan teknik boolean dengan weighted overlay dalam analisis potensi longsor di Banjarmasin. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i1.53

Wazhari, M. (2023). Strategi pengembangan kawasan industri dalam meningkatkan investasi di Kabupaten Bogor. BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.62389/bina.v2i1.43

Wirastiti, M., Zebua, S., Widhyasa, A. A., & Yasin, M. (2023). Kebijakan pembangunan industri dan lingkungan terhadap pembangunan daerah Surabaya. MENAWAN : Jurnal Riset Dan Publikasi Ilmu Ekonomi, 2(1), 119–126. https://doi.org/10.61132/menawan.v2i1.143

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Harun, H. D. H. (2026). Analisis Kesesuaian Lahan Kawasan Industri Segitiga Emas Bogor-Cianjur-Sukabumi sebagai Peningkat Investasi Selatan Jawa Barat. Jurnal Reksabumi: Journal of Urban, Regional and Environmental Planning, 5(2), 119–136. https://doi.org/10.33830/Reksabumi.v5i2.14518.2026