SEKOLAH SIAGA BENCANA DESA SAMBONGBANGI KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN GROBOGAN

  • Budi LEGOWO Universitas Negeri Sebelas Maret
  • Daru WAHYUNINGSIH Universitas Negeri Sebelas Maret
  • Sri MULYANI Universitas Negeri Sebelas Maret
Keywords: integrasi kurikulum, pengurangan resiko bencana, sekolah siaga bencana

Abstract

Desa Sambongbangi, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 54 mdpl. Secara geohidrologi masuk dalam rangkaian pegunungan kapur utara. Edapan kapur mendominasi lapisan pada kedalaman ± 50 meter di bawah permukaan tanah. Hal tersebut menyebabkan potensi bencana kekeringan, pergerakan tanah dan kebakaran sangat besar. Sekolah Siaga Bencana (SSB) merupakan upaya membangun kesiapsiagaan sekolah terhadap bencana dalam rangka menggugah kesadaran seluruh unsur dalam bidang pendidikan baik individu maupun kolektif di sekolah dan lingkungan sekolah baik itu sebelum, saat maupun setelah bencana terjadi. Upaya mitigasi bencana dengan sasaran siswa sekolah dasar dengan usia 6-12 tahun diharapkan dapat menjadi prilaku dan karakter siaga bencana. Implementasi sekolah siaga bencana dilakukan dengan cara: 1. Pendampingan Integrasi Kurikulum; 2. Pelatihan guru kelas; 3. Simulasi siswa dan; 4. Pembuatan perangkat kesiapsiagaan bencana berupa buku petunjuk dan tanda evakuasi. Hasil P2M menunjukkan bahwa: 1. Keberdayaan masyarakat (Guru dan Siswa Sekolah Dasar Desa Sambongbangi Kecamatan Karadenan Kabupaten Grobogan masih perlu ditingkatkan; 2. Kemampuan integrasi kurikulum pengurangan resiko bencana; utamanya kebakaran, tanah longsor dan gempa  masih perlu ditingkatkan, dan 3. Metode simulasi cocok digunakan dalam integrasi kurikulum Pengurangan Resiko Bencana (PRB).

Author Biographies

Budi LEGOWO, Universitas Negeri Sebelas Maret

Lab Geofisika Prodi Fisika Fakultas MIPA

Daru WAHYUNINGSIH, Universitas Negeri Sebelas Maret

Prodi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Sri MULYANI, Universitas Negeri Sebelas Maret

SDN 3 Sambongbangi, Kradenan, Grobogan

References

Aidyoso, W., & Kanegae, H. (2013). Effectiveness of Disaster-Based School Program on Students' Earthquake-Preparedness. Journal of Disaster Research, 1009-1017.
Anonim. (2004). Undang-undang No.24 tahun 2004 tentang Bencana.
Anonim. (2011). A Framework of School-Based Disater Preparedness. Jakarta: Consortium Disaster Education.
Anonim. (2018). Retrieved Februari 18, 2018, from http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id.
Bayangos, M. (2017). School of Disaster Risk Reduction and Management Manual. Philiphina: DRRMS.
Legowo.B. (2017). Hidrogeologi Desa Sambongbangi Kecamatan Kradenan. Laporan.
Perwira, A. (2015). Efektivitas Program Sekolah Siaga Bencana sebagai Strategi BPBD DIY dalam Pengurangan Resiko Bencana di Kota Yogyakarta. Journal Student UNY, 1-9.
Published
2021-03-01
Section
Articles