Exploring the Power of Health Influencers:
Communication Strategies for Health Education on TikTok Through @qonitcah’s Content
DOI:
https://doi.org/10.33830/communicatio.v1i1.11749Kata Kunci:
Edukasi Kesehatan, Health Influencer, Media Sosial Tiktok, Strategi KomunikasiAbstrak
Tingginya penggunaan TikTok di Indonesia sejalan dengan rendahnya literasi kesehatan serta meluasnya penyebaran misinformasi di media sosial, membuka peluang bagi health influencer untuk berkontribusi dalam memberikan edukasi kesehatan yang kredibel dan menarik guna meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Salah satu health influencer yang sering memberikan edukasi kesehatan di TikTok adalah Qonitah Faridah Pranadisti dengan akun @qonitcah. Penelitian ini menganalisis secara lebih dalam strategi yang digunakan Qonitah dalam memanfaatkan TikTok untuk menyusun pesan yang efektif dan kredibel serta berdampak pada literasi kesehatan masyarakat dengan menerapkan teori 4C (context, communication, collaboration, dan connection). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dari observasi secara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Qonitah mampu menyampaikan edukasi kesehatan melalui pendekatan informal yang mudah dipahami. Qonitah juga aktif dalam berinteraksi dengan audiens dan menggunakan visual yang kreatif. Selain itu, beliau berhasil menjaga hubungan yang berkelanjutan dengan audiens melalui konsistensi unggahan. Namun, komponen collaboration yang dilakukan Qonitah dengan pihak lain masih belum dimaksimalkan.
Referensi
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (Y. Novita (ed.)). PT. Global Eksekutif Teknologi.
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (H. Abadi (ed.)). CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Heriyanto, H. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. Anuva, 2(3), 317. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324
Hidayah, N., & Agung Esfandari, D. (2019). Pengaruh Promosi Media Sosial Instagram Akun @duniakuliner bdg Terhadap Minat Penggunaan Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Informasi Kuliner. E-Proceeding of Management, 6(1), 1691. www.s3.amazonaws.com,
Iqbal, W., Gusti, A., Pratama, D. K., & Wahyuni, R. (2023). Determinan Tingkat Literasi Kesehatan Masyarakat yang Berkunjung ke Puskesmas. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 6(1), 8–19. https://doi.org/10.36984/jkm.v6i1.336
Mustaqimah, N., & Rahmah, A. H. (2022). Peran Digital Influencer dalam Memberikan Edukasi Pemilihan Produk Kecantikan pada Akun Instagram @dr.richard_lee. Journal of Communication and Society, 1(01), 1–13. https://doi.org/10.55985/jocs.v1i01.10
Pratiwi, R. (2024). Influencer, Like, dan Destinasi : Dinamika Ekonomi Digital dalam Pariwisata. CV. Garuda Mas Sejahtera.
Putri, K. Y. S., Anindhita, W., & Romli, N. A. (2022). Komunikasi Kesehatan dan Hoaks (D. Aprilyani (ed.)). Rajawali Pers.
Retnasary, M., & Fitriawati, D. (2022). Analisis akun Tik Tok @Iramira Sebagai Media Pembelajaran Edukasi (Maya Retnasary, Diny Fitriawati) Analisis akun Tik Tok @Iramira Sebagai Media Pembelajaran Edukasi. AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 1. http://ejournal.amikompurwokerto.ac.id/index.php/AGUNA
Riyanto, A. D. (2024). Hootsuite (We are Social): Data Digital Indonesia 2024. https://andi.link/hootsuite-we-are-social-data-digital-indonesia-2024/
Setyadwan, M. (2023). Menjadi Influencer di Media Sosial : Cara Memulai Karier Sebagai Influencer dan Membangun Jaringan di Dunia Maya (G. Irawan (ed.); 1st ed.). CAHAYA HARAPAN.
Statista. (2024). Countries with the largest TikTok audience as of July 2024. Statista. https://www.statista.com/statistics/1299807/number-of-monthly-unique-tiktok-users/
Yulianda, N., Sultan, M. I., & Akbar, M. (2024). Analisis Konten pada Akun Tiktok @dr.ziee sebagai Media Edukasi Perawatan Kulit. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 959–966. https://doi.org/10.54082/jupin.445