Strategi Komunikasi Antarbudaya dalam Membangun Harmoni Sosial antara Masyarakat Dayak dan Melayu di Desa Kandan

Penulis

  • Faisal Faisal Universitas Terbuka
  • Isma Dwi Fiani Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.33830/communicatio.v1i2.13346

Kata Kunci:

komunikasi antarbudaya, harmoni sosial, mediasi kultural, kearifan lokal

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tantangan komunikasi antarbudaya antara masyarakat Dayak dan Melayu di Desa Kandan, Kalimantan Barat, yang hidup berdampingan namun masih menghadapi ketegangan sosial dan stereotip negatif. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran strategi komunikasi antarbudaya dalam membangun harmoni sosial dan mengidentifikasi bentuk komunikasi efektif untuk mengurangi ketegangan antarkelompok. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus etnografis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis artifak budaya Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi antarbudaya yang efektif dalam membangun harmoni sosial di Desa Kandan meliputi: penggunaan bahasa pengantar bersama (Bahasa Indonesia dengan istilah lokal), peran aktif tokoh adat sebagai mediator budaya, penguatan nilai-nilai kearifan lokal bersama (gotong royong, musyawarah mufakat), ritual dan tradisi kolektif, pendekatan adaptif dalam berkomunikasi, pelibatan generasi muda sebagai agen perubahan, pemanfaatan teknologi komunikasi secara bijak, mekanisme penyelesaian konflik berbasis adat, serta penggunaan simbol budaya bersama. Tata ruang dan penggunaan ruang bersama yang inklusif juga berperan penting dalam memfasilitasi interaksi positif antaretnis. Meskipun masih terdapat tantangan berupa prasangka dan stereotip, intensitasnya telah berkurang melalui komunikasi berkelanjutan dan pendidikan multikulturalisme.

Referensi

Alwan, M., Ashaf, A. F., & Trenggono, N. (2024). Pengaruh Komunikasi Nonverbal dalam Meningkatkan Efektivitas Interaksi antar Budaya. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(3 SE-Artikel), 1345–1350. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i3.664

Angdjaja, C. A., & Damayanti, R. (2022). Studi Karakteristik Fisik Lobby Lift Sebagai Ruang Interaksi Sosial Di Apartemen Metropolis Surabaya. Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture, 4(2), 121–130. https://doi.org/10.9744/acesa.v4i2.12947

Baker, W. (2022). From intercultural to transcultural communication. Language and Intercultural Communication, 22(3), 280–293. https://doi.org/10.1080/14708477.2021.2001477

Dhana, R., Fatimah, J. M., & Farid, M. (2022). Komunikasi Antarbudaya Dalam Masyarakat Multikultur ( Studi Pada Masyarakat Etnik Jawa Dan Bali Di Desa Balirejo). KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah, 12(01 SE-Articles). https://doi.org/10.35905/komunida.v12i01.2110

Efendi, S., Sunjaya, H., Purwanto, E., & Widiyanarti, T. (2024). Peran Komunikasi Antar Budaya dalam Mengatasi Konflik di Lingkungan Multikultural. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4 SE-Articles), 6. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.113

Fatimah, Y., Jelytha N, A., & Sianturi, M. K. (2025). Meningkatkan Keharmonisan Sosial dalam Pembangunan Wilayah Multietnis melalui Pendekatan Komunikasi Antarbudaya. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(1 SE-Articles), 10. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i1.145

Financy, F., Nallanie, F., Nathanto, F., & Setijadi, N. (2024). Komunikasi Lintas Budaya dalam Menciptakan Perdamaian Antar Etnis di Indonesia. Culture & Society: Journal Of 78–88. https://doi.org/10.24036/csjar.v6i2.180

Gianyar, I. M., & Suacana, I. W. G. (2024). Etno-Nasionalisme dan Demokrasi Multikultural di Indonesia dalam Masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(2), 463–472.

Hernawan, W., & Pienrasmi, H. (2021). Komunikasi Antarbudaya (Sikap Sosial dalam Komunikasi Antaretnis). Pustaka Media.

Huberman, A., & Miles, M. (2002). The Qualitative Researcher’s Companion. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781412986274

Imam Wahyudin, Iswan, I., & Hatapayo, A. A. (2024). Interaksi Sosial Antar-Etnis dan Nilai Budaya Dalam Membangun Toleransi dan Kewarganegaraan Siswa di Sekolah Multikultural . JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 2(1 SE-Articles). https://doi.org/10.59945/jpnm.v2i1.98

Indrawati, S., Abduh, M., Maulidya, A. P., Nurcholifia, S., & Arrahmaniyah, S. (2024). Kearifan Lokal dan Ketaatan Adat : Studi Kualitatif tentang Kebudayaan dan Sistem Pemerintahan di Kampung Naga. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial, 2(4), 99–108.

Junaidin. (2024). Mbolo Rasa Sebagai Produktivitas Budaya Dalam Merawat Moderasi Antar Umat Beragama. Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 16(2), 213–225. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i2.3277

Kartika, D. (2023). Komunikasi Antar-Budaya: Upaya Memahami Perbedaan. Rajawali Pers. Lestari, D. T., & Parihala, Y. (2020). Merawat Damai Antar Umat Beragama Melalui Memori Kolektif dan Identitas Kultural Masyarakat Maluku. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1), 43–54. https://doi.org/10.15575/hanifiya.v3i1.8697

Mahdi, U. (2017). Komunikasi Antarbudaya Strategi Membangun Komunikasi Harmoni pada Masyarakat Multikultural. Pustaka Pelajar.

Masfufah, P. D., & Aesthetika, N. M. (2024). Dialog Antarbudaya yang Harmonis di Indonesia. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(1 SE-Articles), 10. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i1.31

Milyane, T. M., Dewi, N. P. S., Yusanto, Y., Putra, A. E., Natasari, N., Meisyaroh, S., Nofiasari, W., Haerany, A., Fitriyah, N., Subandi, Y., Rakhman, C. U., Framanik, N. A., Putri, D. M., Rizkia, N. D., & Mustika, A. (2023). Komunikasi Antarbudaya. Widina Media Utama.

Muhtarom, D. A., Widiyanarti, T., Junistian, F., Karyana, Y. P., Saronta, S., & Baihaq, A. A. R. (2024). Peran Komunikasi Antar Budaya dalam Meningkatkan Pemahaman dan Toleransi Antar Bangsa. Interaction Communication Studies Journal, 1(3 SE-Articles), 12. https://doi.org/10.47134/interaction.v1i3.3289

Multikultural, D. M. (2024). Menggali Pontensi Gernerasi Z Sebagai Agen Perubahan. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 2(2), 133–142.

Naan, D. S. T. (2022). Problematika dan Solusi atas Prasangka Agama dan Etnik di Kalangan Mahasiswa UIN SGD Bandung. Prodi S2 Studi Agama Agama UIN Sunan Gunung Djati.

Nafita Amelia Nur Hanifah. (2023). Interaksi Sosial Antarumat Beragama Di Kelurahan Kingking, Tuban. Harmoni, 22(1), 187–207. https://doi.org/10.32488/harmoni.v1i22.604

Olawale, E. F., Hooi, Y. K., & Balakrishnan, K. S. (2024). ‘From divided past to cohesive future’: a reflection on the reconciliatory mechanisms of (Yoruba) traditional approaches to conflict resolution in Nigeria. African Identities. https://doi.org/10.1080/14725843.2024.2323525

Pratama, M. I. (2024). Komunikasi Antar Budaya Masyarakat Melayu Dengan Masyarakat Tionghoa di Sumatera Selatan. 2(4), 612–616.

Ramadani, N., Widiyanarti, T., Fauziah, A., Salsabila, R. M., Firmansyah, I., Pratiwi, A., & Sagita, D. N. (2024). Menguraikan Tantangan yang disebabkan oleh Stereotip Budaya dalam Komunikasi Antarbudaya . Interaction Communication Studies Journal, 1(3 SE-Articles), 16. https://doi.org/10.47134/interaction.v1i3.3290

Sa’idah, Z. (2023). Komunikasi Antarbudaya: Pemahaman Dasar dan Teori. Jejak Pustaka. Satino, Hermina Manihuruk, Marina Ery Setiawati, & Surahmad. (2024). Melestarikan Nilai- nilai Kearifan Lokal Sebagai Wujud Bela Negara. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora, 8(1), 248–266. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i1.3512

Siregar, R. S., & Karni, A. (2024). Peran Pendidikan Multikultural dalam Membangun Toleransi di Asia. Mauriduna: Journal of Islamic Studies, 5(1), 181–193. https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i2.1174

Tanasescu, C. F. (2023). The role of symbolic communication in the vision of sociocultural integration. Univers pedagogic, 80(4), 88–92. https://doi.org/10.52387/1811-

5470.2023.4.13

Utama, M., & Idris, A. (2025). Optimalisasi Perencanaan Tata Ruang Daerah Pinggiran Kota Palembang yang Berkelanjutan. Journal on Education Volume, 7(2), 254–273. https://doi.org/10.24843/JMHU.2025.v14.i0

Weda, S., Rahman, F., Samad, I. A., Gunawan, F., & Fitriani, S. S. (2022). How Millennials Can Promote Social Harmony through Intercultural Communication at Higher Education. Randwick International of Social Science Journal, 3(1 SE-Articles), 231–243. https://doi.org/10.47175/rissj.v3i1.398

Whitehouse, H., & Lanman, J. A. (2014). The Ties That Bind Us: Ritual, Fusion, and Identification. Current Anthropology, 55(6), 674–695. https://doi.org/10.1086/678698

Widiyanarti, T., Rullah, A. D., Fitriyani, D., Silfa, F. R., Nurfajri, I., & Ayuningtyas, W. D. (2024). Teknologi dan Komunikasi Antar Budaya: Peluang dan Tantangan di Dunia Digital. Interaction Communication Studies Journal, 1(3 SE-Articles), 11. https://doi.org/10.47134/interaction.v1i3.3372

Widiyanti, R., Widiyanarti, T., Riyandani, R. L., Khasanah, R. N., & Muaafi, R. (2024). Bahasa Sebagai Alat Pemersatu Dalam Komunikasi Antar Budaya. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4 SE-Articles), 9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.102

Wono, H., Bio Amos Mbaroputera, R. S., Herdono, I., & Safitri, B. A. (2021). Komunikasi Antarbudaya pada Mahasiswa Perguruan Tinggi X (Studi pada Mahasiswa Angkatan 2017). Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2 SE-Articles), 76–87. https://doi.org/10.37715/calathu.v3i2.2195

Yuwafik, M. H., Fitri, D., Puji, A., & Gunawan, E. (2025). Strategi Komunikasi Multikultural dalam Menanamkan Nilai Toleransi Beragama pada Santri di Pesantren Sunan Kalijago Malang. Journal of Communication Research (JCR), 1(1), 40–50.a

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-29

Cara Mengutip

Faisal, F., & Fiani, I. D. (2025). Strategi Komunikasi Antarbudaya dalam Membangun Harmoni Sosial antara Masyarakat Dayak dan Melayu di Desa Kandan. Communicatio, 1(2), 183–197. https://doi.org/10.33830/communicatio.v1i2.13346

Terbitan

Bagian

Articles