Struktur Komunitas Serangga pada Persawahan Padi (Oryza sativa L.) Berdasarkan Fase Pertumbuhan Tanaman di Desa Tamanbaru, Kota Cilegon, Banten, Indonesia

Authors

  • Rega Gumala Satria PT Ainul Hayat Sejahtera
  • Hafizh Alza Afra Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.33830/manilkara.v4i2.11164.2026

Keywords:

dominansi, keanekaragaman, kelimpahan, kekayaan

Abstract

Perbedaan fase pertumbuhan tanaman padi (Oryza sativa L.) berimplikasi pada perubahan kondisi habitat dan ketersediaan sumber daya di ekosistem persawahan, sehingga berpotensi memengaruhi struktur komunitas serangga. Meskipun demikian, kajian mengenai variasi kekayaan, kelimpahan, dan keanekaragaman spesies serangga antara fase vegetatif dan generatif pada tingkat lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keanekaragaman, dominansi, kekayaan, serta kelimpahan spesies serangga pada fase vegetatif dan generatif tanaman padi di lahan persawahan Desa Tamanbaru, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-komparatif dalam konteks ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks keanekaragaman pada fase vegetatif (H’ = 2,35) lebih tinggi dibandingkan fase generatif (H’ = 2,09). Tingginya indeks keanekaragaman pada fase vegetatif sejalan dengan jumlah individu yang lebih besar, yaitu 833 individu, dibandingkan 538 individu pada fase generatif, serta didukung oleh nilai indeks dominansi yang lebih tinggi (D = 0,89) dibandingkan fase generatif (D = 0,80). Sebaliknya, nilai rata-rata indeks kelimpahan menunjukkan kecenderungan yang berbeda, di mana fase vegetatif memiliki kelimpahan yang lebih rendah (7,14 individu/m²) dibandingkan fase generatif (9,09 individu/m²). Disimpulkan bahwa, fase vegetatif tanaman padi dicirikan oleh komunitas serangga yang lebih beragam dan kompleks, sedangkan fase generatif memiliki keanekaragaman yang lebih rendah namun ditandai oleh kelimpahan individu yang lebih tinggi akibat dominansi beberapa spesies tertentu.

References

Ali, M. P., Clemente-Orta, G., Kabir, M. M. M., Haque, S. S., Biswas, M., & Landis, D. A. (2023). Landscape structure influences natural pest suppression in a rice agroecosystem. Scientific Reports, 13(1), 15726. https://doi.org/10.1038/s41598-023-41786-y

Ali, M. P., Kabir, M. M. M., Haque, S. S., Afrin, S., Ahmed, N., Pittendrigh, B., & Qin, X. (2020). Surrounding landscape influences the abundance of insect predators in rice field. BMC Zoology, 5(1), 8. https://doi.org/10.1186/s40850-020-00059-1

Anugrah, C., & Zulyusri, Z. (2023). Identifikasi jenis serangga hama pada tanaman padi (Oryza Sativa L.) di Kampung Surau Kabupaten Dharmasraya. Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art, 2(1), 56–70. https://doi.org/10.58578/ajstea.v2i1.2401

Badan Pusat Statistik. (2024). Luas panen dan produksi padi di Provinsi Banten 2024 (Angka Sementara). Badan Pusat Statistik. https://banten.bps.go.id/id/pressrelease/2024/11/01/835/-luas-panen-dan-produksi-padi-di-provinsi-banten-2024--angka-sementara-.html

Borror, D. J. ., Triplehorn, C. A. ., & Johnson, N. J. . (1992). Pengenalan pelajaran serangga. Gadjah Mada University.

Budiman, B., Sutra, A., & Hariani, N. (2024). Komunitas serangga arboreal pada lahan sawah tadah hujan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. BiosciED: Journal of Biological Science and Education, 5(1), 1–8.

Chaitanya, M., Anitha, G., & Mahendra, K. R. (2024). Population dynamics and diversity of pests and natural enemies in various organic rice regimes across different phenological stages in rice. Journal of Biological Control, 38(3), 351–358. https://doi.org/10.18311/jbc/2024/43096

Chen, J.-H., Liao, Y.-C., Chiu, M.-C., & Yang, M.-M. (2023). Arthropod communities of rice agroecosystems can be shaped both by local agricultural practices and the surrounding landscape. Frontiers in Environmental Science, 11, 1221247. https://doi.org/10.3389/fenvs.2023.1221247

Common, L. K., Bolaños, J., Vera, K., Rodríguez, J., Jäger, H., & Kleindorfer, S. (2025). Invertebrate abundance and diversity in agricultural and national park areas on Floreana Island, Galápagos. Journal of Insect Conservation, 29(5), 68. https://doi.org/10.1007/s10841-025-00705-4

Erawan, T. S., & Ridwan, R. M. (2022). Struktur komunitas serangga pada ekosistem sawah di Desa Jatipamor Kabupaten Majalengka Jawa Barat. BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi, 20(1), 10–19. https://doi.org/10.24198/biotika.v20i1.39337

Hidayat, A. R., Ramadhan, R. A. M., & Nasrudin, N. (2022). Keanekaragaman dan dominasi serangga di persawahan di Kecamatan Mangkubumi, Indihiang, dan Cibereum Kota Tasikmalaya. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 4(2), 48–56. https://doi.org/10.36423/agroscript.v4i2.986

Ikhsan, Z. (2024). Diversity of Hymenoptera in Indonesian rice agroecosystems: A systematic review of species composition and ecological roles. Andalasian International Journal of Entomology, 2(2), 122–132. https://doi.org/10.25077/aijent.2.2.122-132.2024

Khatibi, S. M. H., Dimaano, N. G., Veliz, E., Sundaresan, V., & Ali, J. (2024). Exploring and exploiting the rice phytobiome to tackle climate change challenges. Plant Communications, 5(12), 101078. https://doi.org/10.1016/j.xplc.2024.101078

Kitikidou, K., Milios, E., Stampoulidis, A., Pipinis, E., & Radoglou, K. (2024). Using biodiversity indices effectively: Considerations for forest management. Ecologies, 5(1), 42–51. https://doi.org/10.3390/ecologies5010003

Krebs, C. J. (1999). Ecological methodology (2nd Edition). Benjamin/Cummings.

Li, Y., & Wei, L. (2024). Species and structural diversity of trees at the structural type level. BMC Ecology and Evolution, 24(1), 40. https://doi.org/10.1186/s12862-024-02229-y

Liu, J., Yang, L., Adams, J. M., Zhang, L., Wang, J., Wei, R., & Zhou, C. (2025). Divergent biotic-abiotic mechanisms of soil organic carbon storage between bulk and rhizosphere soils of rice paddies in the Yangtze River Delta. Journal of Environmental Management, 389, 126179. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2025.126179

Mahrub, E. (1998). Struktur komunitas artropoda pada ekosistem padi tanpa perlakuan pestisida. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 4(1), 19–27.

Nasrullah, Moh., Razie, F., & Heiriyani, T. (2023). Keanekaragaman serangga hama dan musuh alami pada fase vegetatif hingga generatif tanaman padi (Oriza sativa L.) di Desa Jejangkit Muara Kecamatan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala. Agroekotek View, 6(3), 32–38.

Nisa, I. L., Windriyanti, W., & Nirwanto, H. (2025). Keanekaragaman serangga pertanaman jagung pada lahan sawah Desa Randupadangan Gresik Jawa Timur. Jurnal Agrotropika, 24(1), 61–75. https://doi.org/10.23960/ja.v24i1.9026

Odum, E. P. (1993). Dasar-dasar ekologi (Tjahjono Samingan, Trans.). UGM Press.

Rahmawasiah, R., & Arnama, I. N. (2025). Diversity of insect types in new rice fields. Agro Bali : Agricultural Journal, 8(1), 317–324. https://doi.org/10.37637/ab.v8i1.2046

Ratna, Y., Trisyono, Y. A., Untung, K., & Indradewa, D. (2009). Resurjensi serangga hama karena perubahan fisiologi tanaman dan serangga sasaran setelah aplikasi insektisida. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 15(2), 55–64.

Rizki, S. T., Hidayat, T., Santoso, S., & Pariyanto, P. (2024). Keanakaragaman serangga pada tanaman padi (Oryza sativa L.) di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS), 3(2), 151–158. https://doi.org/10.36085/jrips.v3i2.6856

Roy, T. K., Kabir, M. M. M., Akter, S., Nayeem, A., Alam, Z., Hasan, M. R., Bari, M. N., & Sannal, A. (2024). Seasonal variations of insect abundance: Correlating growth stage-specific metrics with weather patterns in Rangpur Region, Bangladesh. Heliyon, 10(18), e38121. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e38121

Setyadin, Y., Leksono, A. S., & Tarno, H. (2025). Diversity and bioindicators of natural enemies in organic paddy fields implementing habitat modification. BIO Web of Conferences, 154, 01004. https://doi.org/10.1051/bioconf/202515401004

Ueno, T. (2012). Insect natural enemies as bioindicators in rice paddies. Korean Journal of Agricultural Science, 39(4), 545–553. https://doi.org/10.7744/cnujas.2012.39.4.545

Wakhid, W., Rauf, A., Krisanti, M., Sumertajaya, I. M., & Maryana, N. (2019). Species richness and diversity of aquatic insects inhabiting rice fields in Bogor, West Java, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(1), 34–42. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210106

Wati, C. (2017). Identifikasi hama tanaman padi (Oryza sativa L) dengan perangkap cahaya di Kampung Desay Distrik Prafi Provinsi Papua Barat. Jurnal Triton, 8(2), 81–87.

Wiranto, A. S. P., Ningtyas, N. S., Rachmawati, R. D., Rahmatullah, R., & Sukirno, S. (2022). Diversity of insect based on growth stages of rice (Oryza sativa L. ‘IR 64’) at high altitude in Kepurun Village, Manisrenggo Sub-district, Klaten District, Central Java. Proceedings of the 7th International Conference on Biological Science (ICBS 2021), 102–110. https://doi.org/10.2991/absr.k.220406.016

Yang, Q., Jaworski, C. C., Wen, Z., Desneux, N., Ouyang, F., Dai, X., Wang, L., Jia, J., & Zheng, H. (2025). Crop heterogeneity may not enhance biological control of rice pests in landscapes rich in semi-natural habitats. Agriculture, Ecosystems & Environment, 379, 109354. https://doi.org/10.1016/j.agee.2024.109354

Downloads

Published

2026-02-19

How to Cite

Gumala Satria, R., & Afra, H. A. (2026). Struktur Komunitas Serangga pada Persawahan Padi (Oryza sativa L.) Berdasarkan Fase Pertumbuhan Tanaman di Desa Tamanbaru, Kota Cilegon, Banten, Indonesia. MANILKARA: Journal of Bioscience, 4(2), 93–103. https://doi.org/10.33830/manilkara.v4i2.11164.2026

Issue

Section

Articles