Pengaruh Model Two Stay Two Stray Berbantu Mading Organ Sistem Pencernaan Terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA Pengaruh Model Two Stay Two Stray Berbantu Mading Organ Sistem Pencernaan Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA
Abstract
Hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan sering kali belum optimal karena rendahnya partisipasi dan minat dalam pembelajaran. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa adalah model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray. Model ini memungkinkan siswa untuk berinteraksi, bekerja sama, dan berbagi informasi secara aktif dalam kelompok, sehingga meningkatkan pemahaman dan minat belajar mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Two Stay Two Stray berbantu mading organ pencernaan terhadap minat dan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain post-test only control group. Teknik pengumpulan data meliputi angket untuk mengukur minat belajar dan tes posttest untuk menilai hasil belajar. Uji hipotesis dilakukan dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (80% > 62%). Selain itu, hasil belajar siswa di kelas eksperimen juga lebih baik dibandingkan kelas kontrol (82,03 > 68,22). Uji t-test menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantu mading organ pencernaan terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA pada materi sistem pencernaan.
Copyright (c) 2025 Journal of Science Biology and Online Learning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.