Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa
Keywords:
Pemahaman Konsep Matematis, Problem Based Learning, Pembelajaran Konvensional, Materi Peluang, Kuasi-EksperimenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan tingkat efektivitas penerapan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dengan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap peningkatan kemampuan literasi matematis siswa kelas VII pada materi statistikaPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain Pretest-Posttest Non-equivalent Control Group. Sampel penelitian terdiri dari 44 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen berbasis RME (20 siswa) dan kelas kontrol berbasis CTL (24 siswa). Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes literasi matematis berupa lima butir soal cerita berkonteks. Data kemudian dianalisis menggunakan pengujian statistik deskriptif dan inferensial (Independent Samples T-Test) setelah memenuhi syarat normalitas dan homogenitas. Secara deskriptif, capaian nilai rata-rata post-test kelompok RME (76) lebih tinggi dibandingkan kelompok CTL (65,41). Namun, hasil pengujian hipotesis Independent Samples T-Test memperoleh nilai thitung = 0,440, yang mana lebih kecil dari ttabel = 2,018. Hasil ini mengonfirmasi penerimaan H0, sehingga terbukti tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan secara statistik antara kelompok RME dan CTL. Model pembelajaran RME maupun CTL sama-sama efektif dalam meningkatkan literasi matematis siswa pada materi statistika. Pendidik dapat menggunakan kedua model tersebut sebagai alternatif pendekatan kontekstual yang relevan dan berimbang di sekolah









