Digital Intrusion Industri Pinjol Ilegal: Kajian Perlindungan Hukum terhadap Korban Penyalahgunaan Data Telepon dan Galeri Foto
DOI:
https://doi.org/10.33830/humaya.v6i1.13897Keywords:
Personal data, Fintech, Digital intrusion, Illegal loans, PrivacyAbstract
The practice of misuse of personal data by illegal online loans became a formidable phenomenon in the digital era in Indonesia. This research occurred in response of these issues: first, how the regulation construction of Indonesian law for digital intrusion, secondly, what extent the efficacy of existing regulations in victim protections. Through normative juridical approach with analysis of the Criminal Code, Law Number 1 of 2024 concerning the Second Amendment to the ITE Law, Law Number 27 of 2022, and POJK Number 40 of 2024. The research findings show that Indonesia's legal framework indeed been fairly comprehensive with existence of PDP Law as specific legal regulation, supported by the ITE Law and other legal provisions. However, the implementation still faces serious obstructions and suboptimal. The obstructions include coordination between disorganized regulations, complicated victim recovery mechanisms, and operational characteristics that are transnational and adaptive to evolving technologies. These findings lead to important implications for the need to strengthen systems through the establishment of integrated victim handling protocols, digital investigative capacity, and harmonization of international regulations. The counsels submitted are in the form of optimizing the implementation of the PDP Law through more operational technical regulations, as well as increasing synergy between the OJK, Kominfo, the Police, and PPATK in handling illegal loan cases.
References
Buku
Budhijanto, D. (2022). Cybersecurity law: Pelindungan data virtual & infrastruktur informasi vital. Logoz Publishing: Bandung.
Budhijanto, D. (2024). Hukum keamanan siber. Logoz Publishing: Bandung.
Budhijanto, D. (2024). Hukum pelindungan data pribadi & data nasional. Logoz Publishing: Bandung.
Cahyono, P. T. (Ed). (2024). Hukum pidana di era digital. CV Rey Media Grafika: Batam.
Syaukani, M. (Ed). (2025). Hukum digital dan privasi data. CV Al-Haramain Lombok: Nusa Tenggara Barat.
Jurnal
Anjheli, D. (2024). Privasi digital dan kejahatan phishing di Indonesia: Evaluasi kritis terhadap efektivitas UU ITE dan UU PDP. Staatsrecht: Jurnal hukum kenegaraan dan politik islam, 4(1), 165-189. doi: 10.14421/990epf27
Kim, M. T., Jacob, Y. M. Y., Bire, C. M. D. (2025). Perlindungan data pribadi pada platform digital pinjaman online ditinjau dari Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (Studi kasus di Kota Kupang, NTT). Artemis Law Journal, 2(2), 511-526. doi: 10.35508/alj.v2i2.21070
Marjohan, M. et al. (2025). Teknologi dan inovasi di dunia keuangan. Jurnal EMT KITA, 9(4), 1424-1432. doi: 10.35870/emt.v9i4.4710
Moniung, K. R. N. (2025). Praktik pinjol ilegal dan fenomena jaminan foto vulgar di Minahasa Selatan (Studi literatur). Jurnal dialog legal, 1(2), 120-131. doi: 10.64367/dialoglegal.v1i2.59
Nurdiansyah, R., Mugni, M., Lailiyah, M. R. (2024). Efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana judi online. Federalisme: Jurnal kajian hukum dan ilmu komunikasi, 1(3), 219-238. doi: 10.62383/federalisme.v1i3.79
Oktaviansjah, D. P., Gunardi, B. N., Oktavia, A. N., Rahmadianti, V. O., Diana, S. S. (2022). Perlindungan hukum terhadap data pribadi pengguna layanan pinjaman online ilegal. Jurnal hukum statute, 1(2), 109–121. doi: 10.35586/jhs.v1i2.8582
Perangin-angin, D., Sunarmi, Sukarja, D., Harianto, D. (2025). Perlindungan hukum nasabah pinjaman online ilegal dalam hal penagihan secara melawan hukum dengan menyalahgunakan data pribadi (Studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara No.438/Pid.Sus/2020/Pn.Jkt.Utr). Locus journal of academic literature review, 4(4), 238-253. doi: 10.56128/ljoalr.v4i4.518
Rakhmawati, N. A., et al. (2019). Konsep perlindungan hukum atas kasus pelanggaran privasi dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Justitia jurnal hukum, 3(2), 297-304. doi: 10.30651/justitia.v3i2.2545
Ratnayutika, N. P., Yuwono, N. K. N., Choiriyah, A. L. F., Putra, T. D. (2024). Perlindungan hukum terhadap korban desk collector fintech ilegal. Jurnal lex et lustitia, 1(2), 61-69. doi: 10.70079/lel.v1i2.69
Website
GHPLawFirm. (2025, 2 Juni). Client alert: Key regulatory updates under POJK 40/2024 on technology-based collective funding services. https://www.lawghp.com/news/client-alert-key-regulatory-updates-under-pojk-40-2024-on-technology-based-collective-funding-services
Ludwianto, B. dan Yordan, J. (2020, 6 Juli). 91 juta data pengguna tokopedia yang bocor beredar gratis di facebook. https://kumparan.com/kumparantech/91-juta-data-pengguna-tokopedia-yang-bocor-beredar-gratis-di-facebook-1tkItz2vI05/full
Instrumen
Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. https://peraturan.bpk.go.id/Details/229798/uu-no-27-tahun-2022
Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. https://peraturan.bpk.go.id/Details/274494/uu-no-1-tahun-2024
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). https://peraturan.go.id/files/peraturan-ojk-no-40-tahun-2024.pdf
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Ni Putu Winda Larashati, Fitri Ida Laela

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

