CEMAS DAN RAGU LINTAS JURUSAN STUDI PADA SISWA KELAS XII MIPA

Authors

  • LISTIOWATTY UNIVERSITAS GUNADARMA

DOI:

https://doi.org/10.33830/jp.v22i2.1516.2021

Keywords:

anxiety, choosing study majors, cross majors, doubt

Abstract

Choosing a major that will be taken up in college can raise doubts and even anxiety for the final year high school students. Various factors trigger this doubt and anxiety, especially for choosing across majors. Crossing-major is the decision to choose a field of science to be pursued in higher education, which is different from the field of study at the high school level. This study was intended to describe the psychological dynamics of students who decided to cross majors. This study used a case study-based qualitative descriptive model. The case study was chosen so that this study obtained more detailed and in-depth data from the participants. The data collection techniques used observation and interviews. The results of the analysis indicate the existence of emotional aspects related to anxiety and doubt experienced by students when choosing a further education major, which is caused by parents, family environmental conditions, and the surrounding environment.

Memilih jurusan yang akan ditempuh di perguruan tinggi dapat memunculkan keraguan bahkan kecemasan pada siswa tahun terakhir SMA. Ada berbagai faktor yang memicu keraguan dan kecemasan ini, khususnya bila memilih lintas jurusan. Lintas jurusan adalah keputusan memilih bidang ilmu yang akan ditekuni di perguruan tinggi, yang berbeda dengan bidang jurusan di tingkat SMA. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendiskripsikan dinamika psikologis siswa yang memutuskan untuk lintas jurusan.  Penelitian ini menggunakan model deskriptif kualitatif berbasis studi kasus. Studi kasus dipilih agar penelitian ini mendapatkan data yang lebih rinci dan mendalam dari subyek partisipan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil analisa menunjukkan adanya aspek emosional berkaitan dengan kecemasan dan keraguan yang dialami siswa ketika memilih jurusan pendidikan lanjut, yang disebabkan sejumlah faktor yaitu orang tua, kondisi lingkungan keluarga dan pengaruh lingkungan sekitar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfikalia. (2017). Keterlibatan orang tua pada mahasiswa di perguruan tinggi, Inquiry. Jurnal Ilmiah Psikologi, Vol. 8(1), 42-54. https://journal.paramadina.ac.id/ index.php/inquiry/article/download/128/70.

Beesdo, K., Knappee, S., & Pine, D.S. (2009). Anxiety and Anxiety Disorders in Children and Adolescents: Developmental Issues and Implications for DSM-V. Psychiatr Clin North Am, 32(3): 483-524. https://doi.org/10.1016/j.psc.2009.06.002.

Brahmana N, Karlina. (2010). Perbedaan dalam Mempertimbangkan Faktor-Faktor Pengambilan Keputusan Pemilihan Jurusan di Perguruan Tinggi pada Remaja Akhir yang Mempersepsikan Dirinya Diasuh dengan Pola Asuh yang Berbeda. VISI, Vol. 18. http://akademik.uhn.ac.id/portal/public_html/MM/VISI-UHN/ 2010/ ISI_Vol_18_No_1-2010/5_KarinaBrahmana.doc.

Pisarik, C.T., Rowell, P.C., & Thompson, L.K. (2017). A Phenomenological Study of Career Anxiety Among College Students. The Career Development Quarterly, Vol. 65, 339-352. https://doi.org/10.1002/cdq.12112.

Hartman, B. W., Fuqua, D. R., & Hartman, P. T. (1983). Predictive validity of the Career Decision Scale administered to high school students. Psychological Reports, 52(1), 95–100. https://doi.org/10.2466/pr0.1983.52.1.95.

Jasinski, F. (2003). The impact of divorce on anxiety in elementary-aged children. University of Wisconsin-Stout. https://minds.wisconsin.edu/bitstream/handle/ 1793/40897/2003jasinskif.pdf?sequence=1.

Kaplan, H.I., Sadock, B.J., & Grebb, J. A. (2010). Sinopsis psikiatri: Ilmu pengetahuan perilaku psikiatri klinis. Edisi ke-7, Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara.

Mulyana, D. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif (Paradagima Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Saehu, Rahmat. (2018). Rasionalitas Pemilihan Program Studi, Dialektika Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 2(1). https://jurnal.uns.ac.id/dmjs/article/download/23320/ 17008.

Suryani, Tatik. (2008). Perilaku Konsumen. Cet. 1. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Vignoli, E. (2015). Career indecision and career exploration among older French adolescents: The specific role of general trait anxiety and future school and career anxiety. Journal of Vocational Behavior, 89, 182–191. https://doi.org/10.1016/ j.jvb.2015.06.005.

Wikipedia. (2021). https://id.wikipedia.org/wiki/Erik_Erikson#2._Otonomi_vs._Perasa-an_Malu_dan_Keragu-Raguan.

Yendrita. (2019). Motivasi pemilihan lintas minat sains pada siswa jurusan social, SPEJ (Science and Phsics Education Journal), 3 (1), e-ISSN: 2598-2567 p-ISSN: 2614-0195 https://doi.org/10.31539/spej.v3i1.944.

Zulaikhah, Nurhimah. (2014). Hubungan antara dukungan orang tua dan orientasi karir dengan pengambilan keputusan studi lanjut, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Downloads

Published

2021-09-01

How to Cite

LISTIOWATTY. (2021). CEMAS DAN RAGU LINTAS JURUSAN STUDI PADA SISWA KELAS XII MIPA. Jurnal Pendidikan, 22(2), 102–113. https://doi.org/10.33830/jp.v22i2.1516.2021

Issue

Section

Articles