Pemanfaatan Regresi Linier Berganda dalam Memprediksi Pola Curah Hujan di Kabupaten Karawang
Keywords: curah hujan, prediksi, regresi linier berganda
Abstract
Keberadaan objek air di suatu wilayah dilansir mempengaruhi proses terjadinya curah hujan. Secara geografis, kondisi hidrologi Kabupaten Karawang relatif unik karena dialiri dan sekaligus dikelilingi banyak objek air. Beberapa objek air yang cukup masif di area Kabupaten Karawang adalah Laut Jawa di batas utara, Waduk Jatiluhur di area tenggara, Sungai Citarum di batas barat, serta Sungai Cilamaya di batas timur. Temuan tentang kondisi hidrologi Kabupaten Karawang tersebut mendorong peneliti untuk mensintesis model yang dapat memprediksi curah hujan di Kabupaten Karawang. Pemodelan akan berguna dalam berbagai aspek, seperti dalam mitigasi bencana, pembangunan drainase, atau perencanaan pertanian. Pemodelan dilakukan dengan metode regresi linier berganda. Sumber set data adalah data pada periode 2018-2020. Variabel independen yang digunakan dalam menentukan model adalah suhu, kecepatan angin, kelembapan dan lama penyinaran. Pada tahap awal data dieksplorasi dengan menganalisis nilai deskriptif, kemudian dilakukan uji asumsi klasik. Selanjutnya digunakan analisis regresi linier berganda untuk menghasilkan model curah hujan. Model yang dihasilkan lalu diukur kinerjanya melalui RMSE (Root Mean Square Error) yang dinormalisasi dan R-squared. Hasil menunjukkan nilai RMSE yang dinormalisasi sebesar 0,091 dan R-squared sebesar 87,1% yang mengindikasikan model teruji prediktif dan akurat.
Kata kunci: curah hujan, prediksi, regresi linier berganda
Copyright (c) 2025 Rosa Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.